(Sumber: newyorker.com) Produsen pesawat terbesar di dunia, Boeing , menghadapi hambatan yang semakin besar untuk menerbangkan kembali armada 737 MAX. Hal ini karena ditemukan ada kesamaan faktor kecelakaan Boeing 737 MAX di Indonesia dan Ethiopia yang menewaskan 346 orang. Para ahli mencurigai sistem otomatis, yang dimaksudkan untuk menghentikan stalling , merupakan faktor yang membuat pilot tidak dapat mengendalikan pesawat mereka ketika mulai menukik ke bawah. Para penyelidik di Ethiopia meneliti data kotak hitam ( black box ) dari kecelakaan kedua pesawat. Mereka mengatakan bahwa, "perekam suara kokpit Lion Air yang terkuak bahwa pilot kehilangan kontrol manual saat pesawat mengalami stalling . Sehingga pesawat langsung menukik ke bawah dengan kencang." Penyelidik yang memeriksa kecelakaan di Indonesia saat ini sedang menginvestigasi bagaimana komputer pesawat dapat mengalami kesalahan informasi dari sensor. Dan apakah pilot memiliki cukup pelatihan un...