(Sumber: indopetronews.com) Peneliti BATAN (Badan Tenaga Nuklir Nasional) menyebut kalangan pemerintah masih memiliki keraguan yang tinggi terhadap teknologi nuklir untuk dimanfaatkan di berbagai sektor. Peneliti Nuklir BATAN , Djarot Sulistio Wisnubroto menjelaskan BATAN memiliki sejumlah produk pertanian hasil riset dan pengembangan teknologi nuklir. Salah satunya varietas padi dengan teknik mutasi radiasi, yang hanya dapat dimanfaatkan lebih jauh jika berkolaborasi dengan kementerian terkait. Namun sampai saat ini dirinya belum juga berhasil menemui Menteri Pertanian untuk berkolaborasi memajukan pertanian di Indonesia menggunakan hasil riset instansinya. "Saya pernah bertemu Pak Luhut (Menko Bidang Kemaritiman), beliau langsung menyambungkan ke Mentan tapi kebetulan tidak bisa juga," ujar Djarot. Lebih lanjut di sektor energi, ia mengungkapkan teknologi nuklir juga masih sulit menembus kebijakan energi nasional. Sehingga BATAN hanya bisa mengamb...