Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label BPPT

Musim Kemarau Masih Panjang, Warga Diharap Bisa Hemat Air

(Sumber: kliknclean.com) Kepala Balai Besar Teknologi Modifikasi Cuaca (BBTMC) BPPT, Tri Handoko Seto, mengimbau masyarakat agar menghemat air saat musim kemarau. Ia mengatakan, hampir sebagian besar wilayah di Indonesia saat ini sedang mengalami kesulitan air. Beberapa daerah yang terdampak ialah Pulau Jawa, Pulau Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Pulau Sumatera, serta beberapa daerah lain di Indonesia bagian selatan. “Saya harap masyarakat bisa menghemat air karena musim kemarau masih panjang,” katanya. BMKG melalui situs resminya menyebutkan bahwa April adalah awal kemarau 2019 dan Indonesia tahun ini akan menghadapi fenomena iklim El Nino sebesar 55-60%. Sedangkan pada Juli hingga September 2019 iklim diprediksi lebih kering. (Sumber: zetizen.com) “ El Nino terjadi bersamaan dengan puncak musim hujan jadi dampaknya tidak kelihatan. Tapi masyarakat tetap harus mengantisipasi hal tersebut,” kata dia. Menurutnya, masyarakat bi...

Wacana E-Voting Pada Pelaksaan Pemilu Mendatang Sedang Dikaji BPPT

(Sumber: Google) Kehadiran Pemilu elektronik atau e-voting  tampaknya layak untuk menjadi sebuah metode baru pelaksanaan Pemilu di waktu mendatang. Guna memenuhi persyaratan untuk digunakan sebagai sebuah metode pemilihan yang andal, dibutuhkan dukungan publik, serta dorongan pemangku kepentingan. “Teknologi e-voting menjamin berlangsungnya pemungutan suara dan perhitungan menggunakan TIK demi Pemilu yang transparan, jujur, dan akuntabel serta dapat diaudit di tiap tahapannya. Layak dijadikan metode yang tepat untuk melaksanakan pemilu,” ungkap Direktur Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi BPPT, Michael A. Purwoadi. Mengenai konsep e-voting , Purwoadi menuturkan bahwa secara prinsip, sistem pemilihan elektronik itu menghilangkan teknis manual pada sistem pemilihan konvensional. Seperti misalnya surat suara, perhitungan manual, serta rekapitulasi otomatis dan berjenjang. Ilustrasi e-voting (Sumber: grid.id) Rekapitulasi secara elektronik ( e-r...

LAPAN Kembangkan Beberapa Teknologi dalam Program Prioritas Nasional

Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional ( LAPAN ) fokus pada pengembangan roket hingga pesawat tanpa awak dalam program prioritas nasional 5 tahun ke depan. "Program prioritas nasional ke depan, pertama terkait dengan roket itu dikembangkan untuk meningkatkan jangkauannya. Kemudian terkait dengan pesawat ini diarahkan untuk pesawat amfibi . Kemudian juga pesawat tanpa awak untuk ketinggian menengah dan untuk ' medium-altitude long-endurance ' untuk yang mempunyai daya tahan lama," kata Kepala LAPAN , Thomas Djamaluddin. Thomas mengatakan, pihaknya berkerja sama dengan BPPT (Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi) dan Kemhan (Kementerian Pertahanan). Kepala LAPAN, Thomas Djamaluddin (Sumber: terasjakarta.id) Program prioritas selanjutnya adalah pengembangan satelit yang diarahkan untuk membangun satelit komunikasi orbit terendah. Dia mengatakan hal yang juga menjadi fokus ke depan adalah pengembangan observatorium nasional. Observator...

BMKG Gandeng BPPT Ciptakan Alat Pendeteksi Tsunami

(Sumber: detik.com) Kepala BMKG , Dwikorita Karnawati, mengatakan bahwa lembaganya bersama BPPT sedang mengembangkan sistem deteksi dini kejadian tsunami melalui teknologi terbaru yaitu sensor bawah laut.  Dwikorita mengatakan, teknologi deteksi dini melalui sensor bawah laut ini dapat mengetahui kejadian tsunami yang disebabkan baik oleh gempa tektonik, longsoran bawah laut, maupun longosoran gunung berapi seperti yang terjadi pada Gunung Anak Krakatau. "Mulai 2018, BPPT bersama BMKG sedang menyiapkan sensor bawah laut. Saat ini yang sedang uji coba itu baru Amerika dan Jepang, negara lain belum ada, Indonesia akan melakukan juga upaya itu," kata Dwikorita. Pengembangan teknologi tersebut saat ini masih dalam tahap usulan. Paling tidak membutuhkan waktu 1 tahun untuk perancangan dan 1 tahun untuk uji coba. "Jadi paling tidak perlu dua tahun, Amerika sudah berapa tahun juga belum, jadi ini suatu tantangan," kata dia. Ia juga menjelaskan...