Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label Gunung Sinabung

Sinabung Kembali Erupsi, BPBD Kerahkan Mobil Pembersih

Gunung Sinabung menyemburkan material vulkanik saat erupsi (7/5) (Sumber: antaranews.com) Sejumlah mobil pembersih dikerahkan untuk membersihkan debu erupsi Gunung Sinabung yang menempel di badan jalan. Hal itu disampaikan oleh Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Karo, Natanail Perangin-angin. "Debu vulkanik erupsi Gunung Sinabung yang banyak menempel di sebagian badan jalan Kota Kabanjahe disemprot dengan menggunakan mobil pembersih," kata Natanail. Debu yang dihasilkan erupsi Sinabung , harus secepatnya dibersihkan karena mengganggu kenyamanan dan kendaraan berupa mobil maupun sepeda motor yang tengah melintas. Penyemprotan juga dilakukan untuk menjaga kebersihan jalan raya. Debu vulkanik dapat menimbulkan gangguan kesehatan karea ia beterbangan dihembus angin. Natanail menyebutkan, Pemkab Karo juga membagi-bagikan masker kepada masyararakat maupun pengendara sepeda motor di jalan raya agar terbebas dari pengaruh debu erupsi Sinabung . Gunu...

Gempa Tektonik Terjadi di Gunung Sinabung Sebanyak 8 Kali

Gunung Sinabung (Sumber: tirto.id) Pagi ini, tercatat gempa tektonik lokal sebanyak 8 kali yang mengguncang Gunung Api Sinabung di Kabupaten Karo, Sumatera Utara. Pos pemantau Gunung Sinabung menyebut, gempa tektonik itu terjadi pada rentang waktu pukul 00:00 WIB hingga pukul 06:00 WIB. "Kekuatan gempa beramplitudo 3 sampai 120 mm, S-P : 2.53-4.7 detik dan durasi 25 hingga 64 detik," kata pemantau, Armen Putra. Kendati diguncang gempa, hal itu tidak mempengaruhi aktivitas awan panas gunung berketinggian 2.460 meter di atas permukaan laut ini. Sementara itu, status Gunung Sinabung masih terus di level IV atau Awas, meski beberapa bulan terakhir aktivitas vulkanologi gunung ini mengalami penurunan. (Sumber: medium.com) Kendati demikian, pos PVMBG terus mengimbau masyarakat dan pengunjung agar tidak melakukan aktivitas di radius yang telah ditentukan sebagai zona merah dan berbahaya.  Yakni dalam radius 3 km untuk sektor Utara-Barat, 4 k...