Langsung ke konten utama

Sinabung Kembali Erupsi, BPBD Kerahkan Mobil Pembersih

Gunung Sinabung menyemburkan material vulkanik saat erupsi (7/5) (Sumber: antaranews.com)

Sejumlah mobil pembersih dikerahkan untuk membersihkan debu erupsi Gunung Sinabung yang menempel di badan jalan. Hal itu disampaikan oleh Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Karo, Natanail Perangin-angin.

"Debu vulkanik erupsi Gunung Sinabung yang banyak menempel di sebagian badan jalan Kota Kabanjahe disemprot dengan menggunakan mobil pembersih," kata Natanail.

Debu yang dihasilkan erupsi Sinabung, harus secepatnya dibersihkan karena mengganggu kenyamanan dan kendaraan berupa mobil maupun sepeda motor yang tengah melintas. Penyemprotan juga dilakukan untuk menjaga kebersihan jalan raya. Debu vulkanik dapat menimbulkan gangguan kesehatan karea ia beterbangan dihembus angin.

Natanail menyebutkan, Pemkab Karo juga membagi-bagikan masker kepada masyararakat maupun pengendara sepeda motor di jalan raya agar terbebas dari pengaruh debu erupsi Sinabung.

Gunung Sinabung (Sumber: wikimedia.org)

Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Sumatera Utara, pada Minggu (9/6) sekitar pukul 16.28 WIB kembali erupsi. Tinggi kolom abu teramati kurang lebih 7.000 meter di atas puncak atau kurang lebih 9.460 meter di atas permukaan laut.

Keterangan itu disampaikan oleh Pos Pengamatan Gunungapi Sinabung Badan Geologi dan PVMBG Pos Pengamatan Gunung Api Sinabung. Dalam rilisnya menyebutkan, kolom abu teramati berwarna hitam dengan intensitas tebal condong ke arah selatan. Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 120 mm dan durasi kurang lebih 9 menit 17 detik.

Terjadi awan panas ke arah tenggara 3,5 km dan selatan 3 km serta terdengar suara gemuruh sampai ke pos pengamatan Gunung Api Sinabung

Saat ini Gunung Sinabung berada pada Status Level III (Siaga) dengan rekomendasi kepada masyarakat dan pengunjung/wisatawan agar tidak melakukan aktivitas pada desa-desa yang sudah direlokasi, serta lokasi di dalam radius radial 3 km dari puncak gunung Sinabung, serta radius sektoral 5 km untuk sektor selatan-timur, dan 4 km untuk sektor timur-utara.

Warga diberikan masker oleh petugas (Sumber: tagar.id)

Jika terjadi hujan abu, masyarakat dihimbau memakai masker bila keluar rumah untuk mengurangi dampak kesehatan dari abu vulkanik. Mengamankan sarana air bersih serta membersihkan atap rumah dari abu vulkanik yang tebal agar tidak roboh.

Selain itu, masyarakat yang berada dan bermukim di dekat sungai-sungai yang berhulu di Gunung Sinabung agar tetap waspada terhadap bahaya lahar.

Sebelumnya, pada tanggal 20 Mei 2019 Pusat Vulkanologi Dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengeluarkan penurunan status Gunung Sinabung turun dari Level IV Awas menjadi Level III Siaga.

Berdasarkan hasil pengamatan visual periode Januari hingga Mei 2019, menunjukkan bahwa kejadian erupsi mengalami penurunan.


Sumber: akurat.co

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kurang Aktivitas Fisik Bisa Picu Diabetes Melitus Tipe 2

WharsApp Kembangkan 2 Fitur Baru Menyangkut Pesan Forward

Langka, MacBook Pro Seorang Pengguna Meledak