Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label Indef

Ekonom Indef Minta Pemerintah Jangan Gegabah Membuat Kebijakan Nasional

(Sumber: dream.co.id) Ekonom Senior Indef, Didik. J Rachbini, menilai secara keseluruhan transportasi penerbangan adalah urat nadi ekonomi nasional dan penting bagi dunia usaha. Jika transportasi ini tidak efisien dan mahal, maka pengaruh negatifnya kental terasa terhadap ekonomi nasional. Didik mengatakan, pasar industri penerbangan nasional adalah pasar yang sangat besar dan bisa menjadi peluang bagi Indonesia untuk mengembangkannya menjadi pasar yang sehat. Asalkan pelaku mampu bersaing dan efisien yang ujungnya berakhir pada kesejahteraan masyarakat. Namun berbeda dengan realita sesungguhnya, pasar industri penerbangan yang diharapkan kompetitif dan membawa maslahat untuk kesejahteraan masyarakat justru berdampak sebaliknya. Nyatanya, yang terjadi adalah tiket pesawat mahal dan tak terbeli. Alhasil masyarakatlah yang dirugikan. (Sumber: tirto.id) Di sisi lain, negara seolah menjadi macan ompong yang tak bertaji terhadap realitas yang terjadi. Untuk...

Baru Pada Tahun 2020 Kemungkinan Indonesia Terbebas dari Pendapatan Menengah Bawah

(Sumber: CNN) Menurut ekonom Institute for Development of Economics and Finance ( Indef ), Faisal Basri, Indonesia masih berada pada level pendapatan kelas menengah ke bawah ( Middle Income Trap ). Indonesia masih membutuhkan waktu untuk naik level. "Kita harus menunggu beberapa tahun lagi untuk naik kelas. Jika tidak ada aral melintang, status sebagai negara berpendapatan menengah bisa kita gapai pada 2020," katanya. Walaupun demikian, Indonesia masih berada pada deviasi standar sebesar 0,7% dan masuk kategori perekonomian paling stabil. Negara paling tidak stabil adalah Libia dengan deviasi standar 33,8%. Lalu, variabel volatilitas disandingkan dengan pertumbuhan ekonomi (PDB) untuk kurun waktu yang sama. "Negara yang saya masukkan dalam perhitungan adalah semua anggota ASEAN, semua anggota BRICS, sejumlah negara Emerging Markets yang tak tercakup dalam ASEAN dan BRICS, dan beberapa negara yang tergolong paling stabil yang bukan ketiganya (Australia...