Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label PPP

KPK Panggil Kembali Menteri Agama dan Gubernur Jawa Timur

(Sumber: mediaindonesia.com) KPK kembali memanggil Menteri Agama (Menag), Lukman Hakim Saifuddin serta Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa . Juru bicara KPK, Febri Diansyah, mengingatkan Lukman dan Khofifah memprioritaskan hadir dan bersaksi dalam sidang perkara dugaan jual beli jabatan di lingkungan Kementerian Agama (Kemenag) di Pengadilan Tipikor Jakarta, Rabu (26/6). Febri mengatakan, bahwa menghadiri panggilan untuk bersaksi di persidangan merupakan kewajiban hukum setiap warga negara. Terlebih, Lukman dan Khofifah saat ini merupakan pejabat negara yang seharusnya menghormati proses persidangan. "Semestinya, kami percaya mereka menghormati proses persidangan ini. Jadi perlu dipahami bahwa para saksi yang diperiksa besok akan memberikan keterangan di depan Majelis Hakim. Dan semestinya semua warga negara Indonesia apalagi pejabat negara, itu menghormati proses persidangan dan memprioritaskan proses persidangan ini karena kewajiban hukum," k...

Habil Marati, Tersangka yang Merencanakan Pembunuhan Tokoh Negara

(Sumber: swamedium.com) Nama Habil Marati , kader Partai Persatuan Pembangunan ( PPP ) muncul ketika penegak hukum menguak beberapa tokoh yang merencanakan pembunuhan.  Habil ditetapkan sebagai tersangka dan ditangkap di rumahnya di Jakarta Selatan, Rabu (29/5). Uang yang diberikan Habil Marati ke Kivlan Zen digunakan untuk pembelian senjata api. Habil Marati lahir di Raha, Sulawesi Tenggara, 7 November 1962. Ia merupakan lulusan Fakultas Ekonomi UII Yogyakarta (1991). Dia aktif dalam organisasi Himpunan Mahasiswa Islam Yogyakarta (1987-1990). Ia pernah beberapa kali menempati posisi jabatan direktur di sejumlah perusahaan, yakni Dirut PT Batavindo Kridanusa (1994), Dirut PT Galaxy Pasific Evalindo (1997). Lainnya, Dirut PT Makassar Perrosal Global (1997), Dirut PT Satomer Asri Fiberindo (1997), Dirut PT Industry Kakao Utama (2000), dan Dirut PT Agra Post Lava (2000). Habil Marati (Sumber: repelita.com) Tak hanya di aktif menjadi direktur d...

Romy Terjerat Dugaan Suap, PPP: Kami Akan Adakan Rapat

M Romahurmuziy (Sumber: hidayatullah.com) Ketua Umum PPP, Romahurmuziy alias Romy , kini telah resmi menjadi tersangka dalam kasus dugaan suap . Ia akan diberhentikan tetap atau sementara oleh DPP PPP. Sekjen PPP, Arsul Sani, mengungkapkan bahwa status Romy sebagai ketua umum partai berlambang Ka'bah itu bakal ditentukan dalam rapat pengurus harian yang berlandaskan pada Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) partai. Arsul mengaku belum bisa memastikan apakah Romy akan diberhentikan secara permanen atau  sementara saja. Nasib Romy akan ditentukan melalui rapat pengurus harian yang dihadiri oleh ketua majelis pertimbangan, majelis pakar dan majelis syariat partai. Sekretaris PPP, Arsul Sani (Sumber: CNN) "Anggaran Rumah Tangga Partai Persatuan Pembangunan (PPP) itu secara jelas telah mengatur antara lain, ketua umum atau pengurus harian lainnya sebagai tersangka yang menyangkut di KPK dalam kasus tindak pidana korupsi atau misalnya kejahatan...

Ketum PPP: Kenali Kedua Paslon dengan Baik

M Romahurmuziy (Sumber: akurat.co) Masyarakat diharap mengenali 2 kandidat pasangan calon presiden dan calon wakil presiden sebelum mencoblos. Ketua Umum PPP, M Romahurmuziy menyarankan rakyat Indonesia memilih capres dan cawapres yang taat pada agama dan memiliki keluarga sakinah. “Sebelum memilih kenali semua calon yang ada, kenali Pak Jokowi dan Pak Prabowo. Kenali keluarganya, saudara, kehidupan keluarga, agama kedua orangtuanya, saudaranya dan lainnya,” kata politisi yang biasa disapa Rommy ini. Rommy meminta pemilih untuk mencari tahu semua informasi dari kedua kandidat. Ia juga meminta untuk tidak terpaku pada informasi dari media sosial. Sebab saat ini banyak slogan menyesatkan yang sengaja dibuat untuk kepentingan tertentu. "Ada slogan menyesatkan yang sengaja dikampanyekan yaitu slogan ‘ Pilih presiden pilihan ulama dan jangan pilih ulama pilihan presiden ’," ujarnya. Tidak hanya untuk Pilpres, Rommy menyarankan umat Islam pilih caleg ya...