Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label Panwaslu

Panwaslu Kuala Lumpur Temukan Adanya Surat Suara Dikirim ke Alamat Fiktif

(Sumber: Google) Rapat rekapitulasi hasil pemilu untuk wilayah PPLN Kuala Lumpur pada hari ini berjalan lambat, mulai dari sekitar pukul 17.00 hingga 00.00 WIB. Beberapa saksi parpol masih mempersoalkan penambahan jumlah surat suara terbanyak yang datang pada 16 Mei 2019.  Dalam rapat, terungkap sejumlah fakta termasuk adanya pengiriman surat suara untuk pemungutan suara ulang ( PSU ) metode pos yang diduga dikirimkan ke alamat fiktif.   Temuan ini diungkapkan oleh Ketua Panwaslu Kuala Lumpur, Yaza Azzahra, dalam rapat pleno di KPU, Minggu (19/5) malam. Menurut Yaza, temuan bermula saat pihaknya meminta data DPT untuk PSU .   "Kami minta data without masking (dibuka semua). Namun setelah berulang kali diminta, diberikan yang ada masking -nya. Maka kami berinisiatif untuk cek menggunakan data DPTHP 3," kata Yaza saat rekapitulasi di ruang rapat kantor KPU RI, Jakarta. Berbekal data dari DPTHP 3, pihaknya kemudian melakukan penelusuran s...

26 Panwaslu Meninggal Dunia, KPU dan Bawaslu Berduka

(Sumber: sinarharapan.co) Sebanyak 26 orang Panitia Pengawas Pemilu ( Panwaslu ) yang meninggal dunia saat melakukan proses pengawasan Pemilu Serentak 2019 disebut karena mengalami kelelahan. "Sementara meninggal terkonfirmasi 26, yang banyak kayaknya kelelahan. Mungkin karena capek yang luar biasa," ungkap Anggota Bawaslu RI, Mochammad Afifuddin. Afif menyampaikan bahwa seluruh pihak, termasuk KPU dan Bawaslu, pasti sangat berduka dan merasakan kesedihan yang mendalam atas banyaknya petugas yang meninggal dunia. Selain itu, menurut Afif, pihaknya juga sangat mengapresiasi dedikasi yang diberikan oleh para petugas di lapangan. Afif juga mengakui, pelaksanaan Pemilu Serentak 2019 ini memang lebih berat dibandingkan dengan Pemilu 2014 lalu. Dengan demikian, tragedi tersebut akan menjadi fokus perbaikan ke depan. Mochammad Afifuddin (Sumber: akurat.co) "Kalau kita lihat, yang mereka dapatkan tidak seberapa dibandingkan pengorbanan dan juga ...

DKPP Harap Panwaslu dan Bawaslu Bekerja Jaga Independensi

(Sumber: Google) Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilihan Umum ( DKPP ) mengingatkan independensi panitia pengawas pemilihan umum (Panwaslu) selama masa tenang dan saat pelaksanaan Pemilu 2019 pada 17 April mendatang. " DKPP RI mengimbau rekan-rekan panwas dan Bawaslu untuk bekerja secara independen dan profesional di masa tenang dan pemilu nanti," ujar anggota DKPP , Alfitra Salamm. Selain itu, Alfitra juga meminta anggota Bawaslu dan panwas agar siap menindak pelanggaran seperti politik uang dan serangan fajar yang rentan terjadi pada masa tenang dan pemungutan suara. Ia menilai bahwa petugas panwas dan petugas di tempat pemungutan suara (TPS) rawan akan hal tersebut. "Kita harus siap dan pastikan bahwa kita bekerja sesuai aturan dan undang-undang. Jangan sampai DKPP melakukan pemecatan lagi seperti beberapa waktu lalu," ujar Alfitra. Anggota DKPP, Alfitrah Salam (Sumber: akurat.co) Selain itu, ia meminta agar panwas mempersiapkan...