Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label UIN Alauddin

Rektor UIN Alauddin Siap Jadi Saksi di KPK Jika Dibutuhkan

Musafir Pababbari (Sumber: akurat.co) Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar, Musafir Pababbari membantah pernyataan mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD terkait adanya praktik jual beli jabatan di Kementerian Agama  (Kemenag). Bahkan, Musafir menyatakan siap hadir menjadi saksi di KPK untuk mengusut tuntas isu jual beli jabatan yang telah membuat citra Kampus Peradaban itu menjadi buruk. "Kalau saya diminta sebagai saksi, saya akan hadir. Saya minta kepada mahasiswa karena ini adalah gerakan moral, jadi kita harus mendukung," kata Musafir saat melakukan jumpa pers secara terbuka Gedung Rektorat UIN Alauddin, Rabu (27/3). Musafir menerangkan pernyataan Mahfud MD yang mengatakan soal guru besar UIN Jakarta, yang tidak dilantik oleh Kemenag pada pemilihan rektor 2014 lalu, bukanlah dilatarbelakangi dengan adanya penolakan Andi Faisal Bakti menolak memberikan mahar senilai Rp 5 milliar. "Ndak adalah yang jual beli jabatan. Term...

Rektor UINAM Bantah Pernyataan Mahfud MD Soal Kursi 5 Miliar

Rektor UIN Alauddin Makassar, Musafir Pababbari (Sumber: Google) Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin , Musafir Pababbari, membantah pernyataan mantan Ketua Mahkamah Konstitusi, Mahfud MD, terkait dugaan adanya praktik jual beli jabatan di Kementerian Agama ( Kemenag ). "Saya ingin klarifikasi pernyataan yang mengutip pernyataan Pak Mahfud MD yang dikutip oleh media bahwa nilai kursi rektor 5 miliar, itu pernyataan ngawur," kata Musafir. Musafir menerangkan, sebelum dilantik sebagai rektor UIN Alauddin Makassar oleh Kemenag pada  2015, dia menjadi ketua tim pemenangan Andi Faisal Bakti. Kala itu, sejatinya Andi Faisal Bakti telah terpilih sebagai rektor di UIN Alauddin . Namun Kemenag justru menolak melantik guru besar UIN Jakarta itu dan lebih memilih melantik Musafir Pababbari sebagai rektor UIN Alauddin periode 2015-2019. "Waktu itu saya sebagai ketua tim pemenangan Andi Faisal. Setelah Andi Faisal gagal dilantik oleh Menag, kemudia...