(Sumber: republika.co.id) Motif pelaku bom bunuh diri atau suicide bomber di Mapolrestabes Medan adalah berpura-pura akan membuat SKCK dengan mengenakan jaket ojek online (Ojol). Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri, Brigjen Dedi Prasetyo, membenarkan pelaku bom bunuh diri menggunakan jaket Ojol. Polisi masih mendata jumlah korban yang mengalami luka-luka dan pelaku yang meninggal dunia di tempat kejadian. "Yang bersangkutan (pelaku) itu berdiri seorang diri dengan menggunakan jaket dan ransel. Kemudian ditegur oleh anggota mau buat SKCK, untuk dibuka jaket dan bawa tas, tidak ada benda apa-apa, hanya buku. Dan dilakukan penggeledahan tidak ditemukan (benda mencurigakan)," kata Dedi. Polisi berjaga pasca bom bunuh diri di Mapolrestabes Medan, Rabu (13/11) (Sumber: antaranews.com) Berdasarkan informasi kronologis kejadian, pada Rabu, 13 November 2019 sekira pukul 08.20 WIB; pelaku masuk dari pintu depan penjagaan berjalan kaki...