Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label denuklirisasi

Korea Utara Hadapi Kendala Krisis Pangan

(Sumber: Google) Korea Utara ( Korut ) saat ini mengalami keadaan parah. Mereka dihadapkan pada tuntutan denuklirisasi serta sanksi ekonomi dari Amerika. Ditambah, Korut mengalami masalah yang mengkhawatirkan, yaitu krisis pangan . Berdasarkan hasil laporan PBB, 10 tahun terakhir ini warga Korut sering mengalami kegagalan panen. Alhasil, 4  dari 10  warga Korut diduga mengalami kekurangan pangan . Dilansir Channelnewsasia , PBB menuturkan bahwa jumlah produksi pangan Korut telah mencapai level minimum. Produksi pangan tercatat turun menjadi sekitar 300 gram atau di bawah 11 ons setiap orang per hari. Laporan tersebut menjadi laporan produksi pangan terburuk sepanjang tahun ini. Tidak hanya itu, panen yang gagal sempat membuat Pyongyang meminta bantuan pangan dari tanggal 29 Maret hingga 12 April. (Sumber: islampos.com) Juru bicara Program Pangan Dunia PBB, Herve Verhoosel, mengumumkan bahwa sekitar 10,1 juta warga Korut menderita kekuran...

Pertemuan Kedua Trump dan Kim Belum Mencapai Kesepakatan

Donald Trump dan Kim Jong-un berjabat tangan pada pertemuan hari pertama mereka di Hanoi, Vietnam, pada hari Rabu (27/2) (Sumber: Reuters) Pertemuan kedua antara Presiden Amerika Serikat Donald Trump dengan Pemimpin Tertinggi Korea Utara Kim Jong-Un dinyatakan gagal setelah kedua belah pihak tidak mencapai kesepakatan. Pertemuan yang merupakan kelanjutan dari summit tahun lalu di Singapura ini membahas isu yang sama, yakni denuklirisasi Korea Utara . Dalam sebuah konferensi pers pasca-summit , Trump mengungkapkan penyebab gagalnya pembicaraan tersebut adalah karena desakan Korea Utara kepada Amerika Serikat untuk mencabut sanksi ekonomi yang diberlakukan. "Saya lebih suka melakukannya dengan benar daripada melakukannya dengan cepat. Kami berada dalam posisi untuk melakukan sesuatu yang sangat istimewa," kata Trump merujuk pada proses pembicaraan. Hanya beberapa jam setelah pertemuan, iring-iringan mobil kedua pemimpin negara terlihat meninggalkan l...