Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label money politics

Di Jawa Barat, Ada 942 Kasus Money Politics

(Sumber: korankaltim.com) Badan Pengawas Pemilihan Umum ( Bawaslu ) Jawa Barat menyebutkan pelanggaran Pemilu 2019 di wilayahnya didominasi oleh praktik politik uang . "Pelanggaran terbanyak itu politik uang yang dilakukan oleh tim pemenangan peserta pemilu," kata Koordinator Bidang Hukum Data dan Informasi Bawaslu Provinsi Jabar, Yusuf Kurniawan. Ia mencatat sedikitnya ada 942 pelanggaran pada Pemilu 2019 di Jawa Barat. Dari jumlah tersebut, 620 pelanggaran merupakan temuan langsung Bawaslu , sisanya sebanyak 326 pelanggaran merupakan laporan dari masyarakat atau peserta pemilu. (Sumber: kabarpali.com) Yusuf menyebut, dari keseluruhan pelanggaran, ada yang diselesaikan oleh Bawaslu tingkat kabupaten/kota, ada pula yang langsung di tingkat provinsi. Beberapa bahkan berlanjut ke Mahkamah Konstitusi (MK). Sementara itu, Ketua Bawaslu Kota Bogor, Yustinus Elyas, menjelaskan bahwa pelanggaran pemilu di Kota Bogor tercatat 13 pelanggaran. ...

Kantor Menteri Perdagangan Digeledah KPK

Menteri Perdagangan, Enggartiasto Lukita (Sumber: tempo.co) Penyidik KPK menggeledah kantor Menteri Perdagangan, Enggartiasto Lukita . Penggeledahan ini merupakan buntut dari kasus dugaan suap yang menyeret Anggota Komisi VI DPR dari Golkar, Bowo Sidik Pangarso. “KPK melakukan kegiatan penggeledahan di Kantor Kementerian Perdagangan di ruang Menteri Perdagangan RI sejak pagi ini,” ucap Juru Bicara KPK, Febri Diansyah. Menurut Febri, penggeledahan tersebut dilakukan untuk pengembangan yang dilakukan penyidik dalam kasus dugaan suap tersangka Bowo. Sebelumya, Bowo diduga menerima suap dari Marketing Manager Humpuss, Asty Winasti, sebesar Rp 89,4 juta, Rp 221 juta dan 85,130 dolar AS. Suap tersebut diberikan melalui rekan Bowo Pangarso, yakni Indung. Bowo, Asty, dan Indung sendiri sudah ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK. Bowo Sidik Pangarso (Sumber: bonepos.com) Suap itu diduga agar Bowo Pangarso mempengaruhi PT Pupuk Indonesia Logistik agar me...

Wakil Bupati Paluta Terjaring OTT

(Sumber: Google) Satuan Tugas Anti Money Politic Kepolisian Resor Tapanuli Selatan menangkap Wakil Bupati Padang Lawas Utara (Paluta), Sumatera Utara, Hariro Harahap bersama 13 orang lainnya dalam operasi tangkap tangan ( OTT ) politik uang, Senin (15/4). Penangkapan 14 orang termasuk Wakil Bupati tersebut diduga karena merencanakan pembagian uang kepada masyarakat untuk memenangkan sang  istri wakil bupati, Masdoripa Siregar yang merupakan caleg DPRD Kabupaten Paluta. "Kemarin malam telah diamankan oleh Polres Tapanuli Selatan dan  Polda Sumatera Utara. Jadi itu ada 13 orang, kemudian salah satunya wakil bupati aktif Paluta ( Hariro Harahap )," ujar Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Tatan Dirsan Atmaja. Tatan menjelaskan, barang bukti yang diamankan itu ada 3 amplop dan 3 jenis isinya. Ada yang Rp 200, Rp 250, Rp 300 ribu rupiah. Untuk  13 orang yang diamankan, sore ini akan langsung  diserahkan ke Panwaslu lalu akan ditindaklanjuti ke Sentr...