Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label Korea Utara

Korea Utara Hadapi Kendala Krisis Pangan

(Sumber: Google) Korea Utara ( Korut ) saat ini mengalami keadaan parah. Mereka dihadapkan pada tuntutan denuklirisasi serta sanksi ekonomi dari Amerika. Ditambah, Korut mengalami masalah yang mengkhawatirkan, yaitu krisis pangan . Berdasarkan hasil laporan PBB, 10 tahun terakhir ini warga Korut sering mengalami kegagalan panen. Alhasil, 4  dari 10  warga Korut diduga mengalami kekurangan pangan . Dilansir Channelnewsasia , PBB menuturkan bahwa jumlah produksi pangan Korut telah mencapai level minimum. Produksi pangan tercatat turun menjadi sekitar 300 gram atau di bawah 11 ons setiap orang per hari. Laporan tersebut menjadi laporan produksi pangan terburuk sepanjang tahun ini. Tidak hanya itu, panen yang gagal sempat membuat Pyongyang meminta bantuan pangan dari tanggal 29 Maret hingga 12 April. (Sumber: islampos.com) Juru bicara Program Pangan Dunia PBB, Herve Verhoosel, mengumumkan bahwa sekitar 10,1 juta warga Korut menderita kekuran...

Hakim Putuskan Dakwaan Pada Tersangka Pembunuh Kim Jong-nam

Doan Thi Huong, tersangka pembunuh saudara tiri pemimpin Korea Utara Kim Jong-nam, dikawal saat tiba di Pengadilan Tinggi Shah Alam di pinggiran Kuala Lumpur, Malaysia 14 Maret 2019 (Sumber: Reuters) Warga Vietnam  tersangka pembunuh Kim Jong-nam, saudara tiri Kim Jong-un, didakwa penjara 3 tahun 4 bulan setelah dirinya mengaku bersalah. Pengakuan tersebut ia lakukan demi mengurangi masa hukumannya. Wanita bernama Doan Thi Huong diperkirakan bebas bulan Mei mendatang setelah pengurangan masa hukuman dan kelakuan baiknya selama di penjara. "Menurut prosedur penjara, semua tahanan berhak atas remisi sepertiga dari hukuman mereka. Jadi dengan perhitungan kami, dia akan dibebaskan pada 4 Mei," kata Hisyam Teh Poh, selaku pengacara Doan , dilansir dari Strait Times. Doan terbebas dari hukuman mati setelah jaksa memberlakukan dakwaan alternatif, yaitu hukuman yang dijatuhkan kepadanya dapat mencapai maksimal 10 tahun penjara. Kim Jong-nam dan Kim Jong-un (...

WNI Tersangka Pembunuhan Kim Jong-Nam Dibebaskan

(Sumber: harianriau.co) Siti Aisyah , WNI yang dituduh membunuh Kim Jong-Nam , saudara tiri pemimpin Korea Utara Kim Jong-un, telah dibebaskan. Siti dibebaskan setelah tuntutan pembunuhan terhadapnya dibatalkan. Ia dituding membunuh Kim Jong-Nam dengan racun saraf jenis VX di Bandara Kuala Lumpur pada tahun 2017 lalu. Saat itu, Siti dan rekannya bernama Doan Thi Huong yang berasal dari Vietnam mengaku diminta seseorang untuk mengoleskan racun VX ke wajah Kim Jong-Nam . Keduanya saat itu tidak mengetahui bahwa yang mereka oleskan ternyata adalah racun dan pria yang menjadi sasaran mereka adalah saudara dari salah satu pemimpin dunia. Siti dan Doan mengatakan mereka diminta melakukan itu sebagai bagian dari acara lelucon televisi. Racun VX sendiri adalah zat berbahaya yang diklasifikasikan sebagai senjata pemusnah massal oleh PBB. Siti Aisyah  meninggalkan Pengadilan Tinggi Shah Alam, Malaysia (Sumber: AFP) Apabila terbukti bersalah, Siti ...

Pertemuan Kedua Trump dan Kim Belum Mencapai Kesepakatan

Donald Trump dan Kim Jong-un berjabat tangan pada pertemuan hari pertama mereka di Hanoi, Vietnam, pada hari Rabu (27/2) (Sumber: Reuters) Pertemuan kedua antara Presiden Amerika Serikat Donald Trump dengan Pemimpin Tertinggi Korea Utara Kim Jong-Un dinyatakan gagal setelah kedua belah pihak tidak mencapai kesepakatan. Pertemuan yang merupakan kelanjutan dari summit tahun lalu di Singapura ini membahas isu yang sama, yakni denuklirisasi Korea Utara . Dalam sebuah konferensi pers pasca-summit , Trump mengungkapkan penyebab gagalnya pembicaraan tersebut adalah karena desakan Korea Utara kepada Amerika Serikat untuk mencabut sanksi ekonomi yang diberlakukan. "Saya lebih suka melakukannya dengan benar daripada melakukannya dengan cepat. Kami berada dalam posisi untuk melakukan sesuatu yang sangat istimewa," kata Trump merujuk pada proses pembicaraan. Hanya beberapa jam setelah pertemuan, iring-iringan mobil kedua pemimpin negara terlihat meninggalkan l...