Langsung ke konten utama

Tak Usah Bagikan Kabar Duka di Medsos, Nanti Malah Semakin Stres

(Sumber: satuharapan.com)

Kamu mungkin berpikir ketika memposting kabar duka di media sosial, kamu akan mendapatkan dukungan dari kawan-kawanmu atas masa-masa yang sulit. Tapi faktanya, tidak semua yang diposting di media sosial itu membantu. Terkadang malah banyak postingan yang justru menimbulkan dilema.

Sebuah laporan khusus yang disusun WebMD dari Daily Mail (15/7), menyatakan jika sebagian orang yang memposting kabar duka di media sosial justru menjadikan mereka semakin stres dan menderita. Apalagi, banyak orang yang menganggap hal itu bukan ide yang bagus.

Kenapa? Karena orang yang merasa sedih akibat ditinggalkan orang terkasih bukan hanya dirasakan selama beberapa bulan, tetapi hal itu bisa dirasakan hingga beberapa tahun lamanya.

Dalam sebuah survei terhadap 1.000 orang Amerika Serikat, dua pertiga responden mengungkapkan mereka mengalami duka dan kesedihan mendalam dalam 3 tahun terakhir karena banyak alasan; mulai dari kehilangan karier, teman, obsesi dan penyakit.

Banyak gejala yang tidak dikaitkan dengan duka, seperti perasaan marah dan sedih. Gejala lain yang juga timbul ialah kelelahan hingga insomnia.

(Sumber: titiknol.co.id)

Lalu apa yang harus dilakukan ketika kita membantu dan menolong teman yang mengalami hal menyedihkan? Menurut Seth J Gillihan, profesor psikologi dari Universitas Pennsylvania, teman itu harus segera bertindak.

“Kita harus mengobati kesedihan seseorang, minimal meminimalisir,” katanya.

Langkah selanjutnya, teman yang baik bisa juga menghilang dari jangkauan teman yang berduka. Kenapa begitu?

“Kita melakukan banyak hal, tetapi kita juga melakukan bisa melakukan hal yang sedikit. Misalnya, kamu bisa merekomendasikan kawanmu yang bersedih untuk membaca buku tertentu. Setelah itu, kamu pergi,” saran Gillihan.

Hal yang menarik adalah memberikan saran kepada orang yang bersedih di media sosial juga bukan solusi. Sebagian besar responden pada survei itu menggunakan postingan kabar duka dan memberikan tanggapan terhadap kabar duka di media sosial sebagai hal buruk.


Sumber: akurat.co

Komentar

Postingan populer dari blog ini

WharsApp Kembangkan 2 Fitur Baru Menyangkut Pesan Forward

Sudah Tau Cara Format Penulisan di WhatsApp? Begini Caranya

KPK Panggil Saksi Terkait Pengadaan RTH Pemkot Bandung