Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label Arab Saudi

Hujan Es di Arab, 7 Orang Tewas

(Sumber: Istimewa) Dilaporkan, 7 orang tewas dan 11 lainnya luka-luka akibat hujan es yang menerjang Kota Hafr Al-Baten, Arab Saudi . Dilansir dari Khaleej Times pada Senin (4/11), otoritas menerima 1.176 panggilan darurat hanya dalam waktu 2 hari. Dilaporkan 4 orang terjebak, 16 orang dievakuasi dari rumah, lebih dari 40 kendaraan dan 3 rumah rusak akibat bencana alam ini. Potret yang diunggah di media sosial bahkan menampilkan bongkahan es sebesar kepalan orang dewasa. Lihat postingan ini di Instagram شاهد ‏برد بأحجام كبيرة اليوم على ⁧‫#حفرالباطن‬⁩ ‏تصوير ساري الشمري 27،10،2019 Sebuah kiriman dibagikan oleh شبكة أمطار الجيس (@jbal_aljees) pada 27 Okt 2019 jam 11:19 PDT Menurut Letkol Abdul Hadi Bin Ali Al-Shahrani, juru bicara Direktorat Pertahanan Sipil Bagian Timur, semua laporan ini masuk setelah Badan Meteorologi dan Perlindungan Lingkungan memperingatkan hujan lebat dengan es di wilayah itu. Mere...

Israel Lakukan Aneksasi, Negara-Negara Arab Kecam Perbuatan Netanyahu

(Sumber: liputanislam.com) Negara-negara Arab mengecam rencana Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu , untuk menganeksasi (pengambilan paksa) bagian lain Tepi Barat termasuk Lembah Yordania dan bagian utara Laut Mati. Kecaman itu disampaikan oleh pejabat-pejabat Yordania, Turki, dan Arab Saudi. Tanggapan awal disampaikan oleh Diplomat Palestina, Saeb Erekat; yang mengatakan apabila aneksasi dilaksanakan, maka itu akan mengubur harapan terwujudnya perdamaian. Ia menambahkan, langkah Israel itu akan jadi kejahatan perang. Menteri Luar Negeri Yordania mengatakan, rencana Netanyahu akan memicu eskalasi yang serius dan kerusuhan besar di kawasan Timur Tengah. Sementara, Menteri Luar Negeri Turki, Mevlut Cavusoglu; menyatakan bahwa Netanyahu rasis dan kerap melontarkan segala bentuk pesan yang ilegal, menyalahi aturan, dan agresif. Benjamin Netanyahu (Sumber: cnn.com) Senada dengan 3 negara lainnya, Arab Saudi mengatakan rencana Israel dapat menimbulk...

Arab Izinkan Wanita Pergi Tanpa Wali

(Sumber: bbci.co.uk) Arab Saudi mengeluarkan dekret yang mengizinkan wanita untuk bepergian ke luar negeri tanpa wali. Pangeran Arab Saudi, Mohammad bin Salman , telah melonggarkan pembatasan di negara itu . Di bawah aturan baru yang diumumkan pada hari Jumat (2/8), wanita di atas usia 21 tahun dapat mengajukan paspor tanpa izin dari wali pria. Keputusan kerajaan juga memberikan perempuan hak untuk mendaftarkan kelahiran anak, perkawinan, atau perceraian. Pada tahun 2016, ia meluncurkan Visi Saudi 2030 yakni rencana untuk mengubah ekonomi pada tahun 2030. Dengan tujuan meningkatkan partisipasi perempuan dalam angkatan kerja. (Sumber: 365dm.com) Meski begitu, terdapat beberapa kasus di mana perempuan Arab Saudi kabur mencari suaka ke negara-negara seperti Kanada. Alasannya adalah karena kekerasan yang mereka alami di Arab Saudi . Pada bulan Januari, Kanada memberikan suaka kepada Rahaf Mohammed al-Qunun yang berusia 18 tahun. Dia melarikan diri dari Ar...

Lukisan Salvator Mundi Ditemukan di Kapal Putra Mahkota Saudi

Putra Mahkota Saudi Mohammed Bin Salman (Sumber: etimg.com) Lukisan karya Leonardo Da Vinci yang selama ini dikabarkan hilang dilaporkan telah ditemukan di tempat yang tidak diduga. Lukisan itu dikabarkan hilang sejak terjual pada tahun 2017 dengan harga USD 450 juta (Rp 6,4 triliun). Laporan New York Times menyebutkan bahwa lukisan berjudul Salvator Mundi itu berada di superyacht Serene milik Putra Mahkota Saudi Mohammed Bin Salman. Pangeran Saudi lainnya dikatakan telah membeli lukisan berusia 500 tahun atas nama MBS di lelang Christie 2017. Diduga terdapat 2 orang yang terlibat dalam transaksi lukisan tersebut, namun hingga kini belum dapat diidentifikasi. Sementara itu, baik pihak rumah lelang Christie maupun pemerintah Arab Saudi menolak buka suara. Kapal pesiar milik pangeran diketahui berada di Laut Merah di lepas Sharm el-Sheikh, sebuah kota peristirahatan Mesir di Semenanjung Sinai. Meski beresiko, menghias kapal pesiar dengan barang-barang mahal dian...

Mayat Jamal Khashoggi Diduga Dibakar dalam Oven Perapian

Jamal Khashoggi (Sumber: Google) Mayat jurnalis asal Arab Saudi, Jamal Khashoggi , diduga dibakar di sebuah oven besar di rumah konsulat jenderal (Konjen) Arab Saudi di Istanbul. Temuan baru ini dilaporkan dalam sebuah tayangan dokumenter yang disiarkan oleh Al Jazeera Arabic pada Minggu (3/3) malam. Temuan ini muncul setelah tas yang diyakini membungkus potongan mayat itu dibawa ke rumah Konjen usai kolumnis The Washington Post itu dibunuh di dalam kantor konsulat. Otoritas Turki pun langsung menyelidiki bekas pembakaran oven perapian luar ruang itu. Dilansir dari Al Jazeera , tukang yang membangun oven perapian itu mengatakan benda itu dibangun sesuai spesifikasi yang diinginkan konsulat Arab. Oven itu dalam dan tahan suhu panas lebih dari 1.000 derajat Celcius. Suhu setinggi itu bisa sampai melelehkan logam. Tas pembungkusnya juga turut 'dimasak' di dalam oven itu agar kremasi jurnalis ternama itu tak terungkap. Tim penyelidik Turki juga menemukan jejak ...