Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label Novel Baswedan

Jokowi Beri Deadline Seminggu Kasus Novel Baswedan

(Sumber: beritagar.id) Hingga kini Polisi belum juga bisa menangkap pelaku penyiraman air keras terhadap penyidik Senior KPK, Novel Baswedan . Oleh karena itu, Presiden Joko Wiodo memberi tenggat waktu seminggu. Dalam minggu ini harus sudah ada progres pengungkapan. Karo Penmas Divisi Humas Mabes Polri, Brigjen Pol Raden Argo Yuwono, mengatakan, semua pengungkapan kasus tergantung dari alat bukti yang dimiliki penyidik. Novel Baswedan (Sumber: kompas.com) "Contoh banyak kasus yang belum terungkap, tapi tentunya penyidik tetap melakukan kegiatan mencari. Baik melalui ilmiah, mulai dari induktif lalu deduktif. Kita tetap bekerja untuk mengungkap," kata Argo. Namun demikian, Argo mendapatkan informasi dari penyidik dan informasi sejauh mana proses penyidikan. Ia mengaku perlu menanyakan hal ini kepada penyidik agar tidak salah dalam penyampaian ke publik. "Nanti kan tim belum dapat info dari penyidik. Kita paparan ke pimpinan beberapa kali ...

Polri Sedang Susun Tim Teknis Kasus Novel Baswedan

Novel Baswedan (Sumber: tribunnews.com) Hingga saat ini, Polri belum mengumumkan susunan personel jumlah Tim Teknis kasus penyiraman air keras terhadap Novel Baswedan . Tim teknis dalam tugasnya menindak lanjuti hasil temuan investigasi Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF).  Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Dedi Prasetyo mengatakan  susunan Tim Teknis tersebut. Ia mengatakan, jumlah personel lebih dari 10 orang dan memiliki kemampuan di bidangnnya masing-masing, misalnya penyidik ahli forensik. "Lebih dari 10 orang, Kabareskrim (Irjen Pol Idham Azis selaku kepala tim) yang akan membagi. Sekian orang mendalami bukti ini, sekian orang mendalami bukti itu," kata Dedi. Dia menyebut, anggota  Tim Teknis  bisa berasal dari Polda lain selain yang di Jakarta, untuk memperkuat anggota Polda Metro Jaya dan Bareskrim Mabes Polri. Juru Bicara TGPF sekaligus pegiat HAM, Nur Kholis, saat memberikan keterangan pers terkait pe...

Novel Baswedan: Saya Bukan Orang Partai

Novel Baswedan (Sumber: republika.co.id) Penyidik senior KPK , Novel Baswedan, membantah klaim para politikus yang menyatakan bahwa dirinya orang partai dan bagian dari mereka. Menurut Novel , klaim tersebut ataupun isu yang bergulir bahwa dirinya berat sebelah ke salah satu kubu, adalah penghinaan yang tak patut dilempar ke KPK . "Masing-masing pekerjaan dibagi di beberapa bidang direktorat dan lain-lain. Sehingga apabila dituduh ada orang saya atau siapapun mengendalikan atau mengoordinir suatu penanganan untuk kepentingan politik, maka itu sama saja menghina KPK tidak berintegritas," tegas Novel. (Sumber: finroll.com) Lebih dalam lagi, penyidik senior KPK itu juga mengatakan bahwa dirinya serta jajaran penyidik, penyelidik, serta seluruh pegawai KPK dan komisionernya terbebas dari tudingan afiliasi ke satu golongan. "Saya kira tuduhan itu tidak benar dan pasti salah. Dan tentunya kita tidak boleh membiarkan ada orang yang terafiliasi parta...

HNW Komentari Kasus Novel Baswedan yang Tak Kunjung Jelas

Hidayat Nur Wahid Sudah 500 hari kasus penyerangan terhadap Novel Baswedan tak kunjung terlihat ujungnya. Novel adalah Penyidik senior  di KPK. Hidayat Nur Wahid menilai pihak kepolisian tidak serius dalam menangani dan mengusut kasus tersebut. Berbeda dengan kasus ujaran kebohongan yang dilakukan Ratna Sarumpaet, yang dikatakan Hidayat hal tersebut dapat diusut hanya dalam sehari atau dua hari. "Ya bayangkan saja, dengan kasus-kasus lain, Ratna Sarumpaet itu dalam waktu sehari langsung kebuka semuanya, nah kasus ini sudah 500 hari dan ada cctvnya kejadiannya juga di Jakarta," ujarnya. Lebih lanjut, dirinya menegaskan bahwa Jokowi sudah mendesak pihak kepolisian untuk mengusut kasus ini. Namun, dari pihak kepolisian sendiri belum juga menemukan titik terang. Menurut Hidayat, pihak kepolisian harusnya menyegerakan kasus tersebut diusut tuntas, sebelum pergantian politik yang baru. Diketahui sebelumnya, pada 11 April 2017, Novel mengalami penyerangan. ...