(Sumber: jawapos.com) Panitia Seleksi (Pansel) telah menyerahkan 10 nama calon pimpinan ( Capim ) KPK kepada Presiden Joko Widodo, Senin (2/9) sore. Dari 10 nama, hanya tersisa masing-masing 1 orang dari institusi Polri dan Kejaksaan. Firli Bahuri, perwira tinggi Polri yang merupakan mantan Deputi Penindakan KPK dan Jaksa Agung Muda Perdata dan Tata Usaha Negara Kejaksaan Agung (Kejagung), Johanis Tanak. Anggota Komisi III DPR, Muhammad Syafii , menilai tak tepat jika Polri dan Kejaksaan mendapatkan porsi untuk menduduki kursi pimpinan KPK . Syafii menyebut KPK dibentuk justru untuk memotivasi Polri dan Kejaksaan dalam pemberantasan korupsi. Panitia Seleksi Calon Pimpinan (Pansel Capim) KPK (Sumber: akurat.co) Syafii menilai tujuan KPK dibentuk karena untuk memicu perbaikan kinerja Polri dan Kejaksaan dalam memberantas korupsi. "Karena KPK dibuat untuk trigger mechanism terhadap lembaga penegak hukum polisi dan jaksa yang selama...