Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label Surabaya

Iuran BPJS Naik, Peserta Minta Turun Kelas

(Sumber: Google) Badan Penyelenggara Jaminan Sosial ( BPJS ) Kesehatan Kota Surabaya mengakui saat ini banyak peserta yang memilih untuk turun kelas menyusul adanya informasi terkait dengan kenaikan iuran . "Dalam sehari, kunjungan ke kantor BPJS Kesehatan Surabaya sebanyak 600 orang," kata Kepala  BPJS Kesehatan  Kota Surabaya, Herman Dinata Miharja. Namun saat informasi kenaikan iuran itu beredar, kunjungan peserta meningkat menjadi 700 sampai dengan 800 orang. Di antaranya memilih untuk turun kelas. Herman menjelaskan, pilihan peserta untuk turun kelas memang diperbolehkan asal sudah menjadi peserta selama setahun, baru bisa pindah kelas. "Akan tetapi yang harus diingat, kalau peserta itu turun kelas, maka pelayanan yang diberikan juga akan berbeda," katanya. (Sumber: tempo.co) Ia mengakui saat ini dari total 2,9 juta penduduk di Surabaya, sudah 88% yang diakuisisi menjadi peserta. "Kami optimistis pada akhir tahun nant...

Reaksi Gubernur Papua Setelah Ditolak Mahasiswa Papua

Gubernur Papua, Lukas Enembe (Sumber: lintaspapua.com) Gubernur Papua , Lukas Enembe memberikan komentarnya perihal spanduk di pagar Asrama mahasiswa Papua . Spanduk tersebut bertuliskan ' Referendum is Solution ', terpasang di Jalan Kalasan No. 10 Surabaya, Jawa Timur. " Referendum is solution , itu kan yang selama ini kami terima di anak-anak. Referendum ini adalah negara. Negara yang memutuskan seperti itu," ujar Lukas . Lukas mengatakan soal permintaan referendum oleh penghuni wisma mahasiswa Papua itu bukan merupakan urusannya, tapi langsung ke pemerintahan pusat. "Saya kecewa sikap seperti itu. Kalau referendum itu bukan Gubernur, itu urusan dengan negara," katanya. Untuk solusi atas permintaan segelintir mahasiswa yang ada di dalam asrama Papua itu, ia menyerahkan pada orang nomor satu di Indonesia yaitu Presiden Jokowi. Gubernur Papua, Lukas Enembe (baju merah), ditolak saat datang ingin menemui para mahasiswa Papua di Ja...

Lanis Kagoya: Tolong Jaga Anak-Anak Saya

Lenis Kagoya (Sumber: tempo.co) Lenis Kagoya selaku tokoh adat Papua , mengimbau para mahasiswa Papua di seluruh wilayah di Tanah Air agar tidak khawatir dan tidak terprovokasi dengan insiden yang terjadi di Malang-Surabaya , Jawa Timur. Staf Khusus Presiden untuk Papua ini mengaku sudah berkoordinasi dengan sejumlah kepala daerah di Jawa untuk menjaga mahasiswa Papua dan memberi rasa aman kepada mereka. "Saya pesan pada mahasiswa, tak perlu khawatir. Jadi kita sudah sampaikan, saya sudah sampaikan pada masyarakat se-Indonesia, baik Jawa Barat, Jawa Timur, Jawa Tengah. Tolong dijaga anak saya, mahasiswa yang ada di mana saja, jaga. Jangan sampai persoalan ini terbawa ke daerah-daerah itu," kata Lenis . Ia mengingatkan, apabila mahasiswa Papua mendapatkan perlakuan intimidasi atau kekerasan agar segera melapor ke pihak kepolisian. Sebab, Indonesia adalah negara hukum dan harus diserahkan sepenuhnya kepada aturan yang berlaku bilamana terjadi indikasi pelang...

Soal Kerusuhan Papua-Surabaya, Ini Kata Gubernur Papua

Gubernur Papua, Lukan Enembe (Sumber: asiapacificreport.nz) Lukas Enembe selaku Gubernur Papua meminta aparat kepolisian bertindak profesional dalam melaksanakan tugas. Hal ini diungkapkan Lukas terkait persoalan yang terjadi terhadap mahasiswa Papua di Surabaya, Jawa Timur.  "Pemerintah Provinsi Papua menghargai kerja-kerja aparat kepolisian sepanjang hal tersebut dilakukan dengan profesional dan sesuai aturan yang ada," ujar Lukas.  Lukas juga meminta aparat kepolisian tidak melakukan pembiaran terhadap orang atau pun kelompok yang melakukan persekusi rasisme kepada mahasiswa Papua .  "Hindari tindakan represif yang dapat menimbulkan korban jiwa dan mengganggu stabilitas politik," tuturnya.  Lebih lanjut, Lukas menyampaikan empati terhadap mahasiswa yang menjadi korban persekusi di berbagai wilayah.  Terakhir, ia meminta semua pihak untuk bijak menanggapi peristiwa yang terjadi. Sementara untuk warga non Papua , diharapkan tid...

Polisi Tangkap Pilot yang Diduga Menyebar Kebencian dan Menghasut

(Sumber: inews.id) Anggota Polres Metro Jakarta Barat membekuk seorang pilot maskapai swasta penerbangan nasional, berinisial IR, lantaran diduga menyebarkan ujaran kebencian dan hasutan melalui media sosial. Polisi menangkap IR di Surabaya Jawa Timur pada Sabtu (18/5). "Saat ini masih kami dalami motif pelaku menyebarkan ujaran kebencian atau ' hate speech ' di medsos," kata Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Barat, Ajun Komisaris Besar Polisi Edy Suranta Sitepu. Diungkapkan Edy, penangkapan IR merupakan hasil patroli siber Subnit Satreskrim Polres Metro Jakarta Barat yang menemukan pelaku menyebarkan pesan hasutan kepada masyarakat. Dalam posting annya, IR menyebarkan konten ujaran kebencian , narasi yang mengandung teror, hasutan dan menakutkan. Salah satu pesan yang disebarkan melalui akun Facebook milik IR yakni menghasut masyarakat untuk melakukan perlawanan melalui aksi massa pada 22 Mei 2019 saat pengumumam resmi hasil r...

GIIAS 2019 di Surabaya Hadirkan Produk-Produk Berkualitas

GIIAS Surabaya 2019 (Sumber: Indonesiaautoshow) Ajang pameran otomotif terbesar di Jawa Timur, GIIAS Surabaya 2019 menghadirkan produk-produk otomotif berkualitas. Selain mobil, berbagai merek motor, aksesoris kendaraan dan produk perawatan mobil dipamerkan disini. GIIAS Surabaya 2019 menghadirkan 4 merek motor yaitu Honda, Suzuki, Yamaha, dan Viar yang menghadirkan beragam produk unggulan mereka selama pameran berlangsung.  Honda membawa produk terbarunya yaitu CBR 650R yang pertama kali dipasarkan di Surabaya. Honda CBR 650R (Sumber: bennetts.co.uk) “Ajang GIIAS Surabaya kami rasa tepat untuk memperkenalkan CB 650 R terbaru yang pertama kali di pasarkan di kota Surabaya” ujar Marketing Communication MPM Distributor Honda. Sementara itu, Yamaha membawa produk unggulannya antara lain Yamaha Lexi, Nmax, dan FreeGo. Pada tahun ini, Yamaha berharap dapat terus berpartisipasi dalam acara GIIAS Surabaya 2019 untuk menunjukkan eksistensinya dalam indus...