Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label belanja online

Istrinya Kalap Ketika Ada Event Belanja, Seorang Suami Coba Bunuh Diri

(Sumber: kochiesbusinessbuilders.com.au) Kemajuan teknologi mempermudah segala aspek dalam kehidupan manusia, tak terkecuali dalam hal berbelanja . Banyaknya marketplace dan event-event belanja menjadi godaan bagi mereka yang hobi berbelanja . Kemudahan dan harga murah yang ditawarkan, membuat mereka sulit menahan godaan tersebut. Namun, jangan sampai semangat berbelanja menjadi petaka bagi orang lain. Sebuah kasus terjadi di China . Seorang wanita China bernama Zhan, menghabiskan uang hingga 300.000 Yuan (Rp 601 juta) dalam sehari. Ia berbelanja berbagai barang mewah seperti tas, parfum, dan pakaian. (Sumber: iFeng) Suaminya, Wang, mengetahui perbuatan istrinya tersebut dan stres karena utang yang dihasilkan oleh Zhan. Ia pun hendak bunuh diri dengan cara lompat dari atap sebuah gedung. Beruntung, polisi datang dan berhasil meyakinkan Wang untuk membatalkan niatnya. Rupanya, itu bukan pertama kalinya istrinya pergi berbelanja . Dia selalu menyukai bel...

Kiat Berbelanja Make Up Secara Online dari Bos Sociolla

(Sumber: sassymamahk.com) Di zaman sekarang serba mudah ini, segala kemudahan bisa didapatkan orang. Salah satunya ialah kehadiran berbagai macam belanja  online atau online shopping . Setiap orang bisa mendapatkan barang apapun secara online , termasuk make up . Kita tinggal memesan barang yang diinginkan dan melakukan pembayaran melalui transfer bank, barang itu akan sampai ke rumah. Meski terlihat praktis dan lebih hemat, belanja online dapat berisiko karena kita tidak mengetahui persis barang yang dibeli. Beberapa masalah yang banyak dialami konsumen adalah mendapatkan barang tidak sesuai, produk yang tidak cocok, hingga mendapat barang palsu. (Sumber: republika.co.id) Untuk menghindari hal yang tak diinginkan tersebut, berikut kiat membeli  make up  secara online menurut Co Founder dan CEO Social Bella, John Rasjid. "Mungkin kalau bicara untuk  make up ,  ada baiknya memang kita preview terlebih dahulu, mungkin bisa...

Amazon Akan Berinvestasi di Platformnya, Gojek Masih Enggan Komentar

(Sumber: pmcfootwearnews . com) Perusahaan e-commerce asal AS, Amazon.com , dikabarkan sedang membicarakan untuk menanamkan modalnya di Gojek . Menurut sumber yang enggan diungkap, langkah Amazon itu disebutkan akan dapat semakin meningkatkan kehadiran perusahaan AS di Asia Tenggara. Dilansir dari Bloomberg , Kamis (29/8), masih menurut sumber tersebut, Amazon telah melakukan negosiasi dengan Gojek untuk bisa bergabung dalam putaran pendanaan. Namun, masih belum diketahui persis berapa besar nilai investasi yang akan digelontorkan. Saat diminta konfirmasi, Gojek masih enggan memberikan komentar perihal tersebut. (Sumber: cryptonewsz.com) Sebagai informasi, Amazon yang berbasis si Seattle, AS; ini pertama kali berinvestasi di Asia Tenggara adalah pada 2017 di Singapura melalui Amazon Prime Now . Namun, di Indonesia yang sejauh ini merupakan pasar terbesar dan paling menjanjikan, tercatat belum ada jejak Amazon . Hingga saat ini, baru raksasa...

Kominfo: Tidak Ada Jaminan Keamanan Jika Berbelanja di Medsos

(Sumber: digitaldealer.com) Media sosial seringkali digunakan sebagai tempat untuk berjualan online . Namun hal tersebut dinilai kurang aman bagi konsumen karena tidak adanya jaminan keamanan . Ditjen Aptika Kementerian Komunifo, Semuel Abrijani Pangerepan menjelaskan media sosial bukanlah tempat untuk melakukan transaksi jual beli. Pasalnya platform yang digunakan tidak bisa menjamin keamanan ketika melakukan transaksi. "Media sosial bukan tempat untuk berdagang. Bagaimana kita bisa mendapat jaminan dari transaksi itu? Itu bahaya. Sekarang kalo ada kejadian, lapor ke mana?" kata Semuel. Semuel menerangkan, media sosial akan lebih tepat digunakan sebagai layanan komunikasi agar bisa terhubung dengan pengguna lainnya. Kendati banyak yang pelaku usaha yang menjual barangnya melalui media sosial, Semuel menyarankan agar masyarakat untuk lebih memilih marketplace atau e-commerce ketika melakukan aktivitas belanja online . Menurutnya, jika terjadi masal...

Tahun Ini Pun Tokopedia Kembali Gelar Promo 'Ramadhan Ekstra'

(Sumber: Google) Intensitas belanja online dinilai akan mengalami peningkatan selama Ramadan dibandingkan hari-hari biasanya. Perusahaan e-commerce Tokopedia menghadirkan promo khusus Ramadan untuk meningkatkan jumlah pengguna layanannya. Tokopedia menjelaskan, pihaknya menghadirkan program Ramadhan Ekstra yang dimulai sejak hari pertama puasa. Dalam program tersebut, Tokopedia menghadirkan sejumlah layanan yang diklaim dapat memberi kemudahan masyarakat dalam mempersiapkan kebutuhan Ramadan. Layanan tersebut di antaranya gratis ongkos kirim tanpa minimum transaksi, kupon hadiah berupa cashback dan paket Umroh. Selain itu, Tokopedia juga menyediakan fitur donasi bagi pengguna yang ingin bersedekah. (Sumber: tokopedia.com) VP of Corporate Communications Tokopedia, Nuraini Razak, menjelaskan program ini telah dilaksanakan pada Ramadan sebelumnya. "Animo masyarakat yang sangat besar di ajang Ramadan Ekstra tahun lalu," kata Nuraini. Berka...