Langsung ke konten utama

Postingan

Peran Irsanto Ongko dalam Membantu Pembangunan Gereja-Gereja di Kalimantan Tengah

Foto salah satu Gereja yang dibantu pembangunannya oleh Irsanto Ongko (Sumber: Wordpress) Aksi dermawan dilakukan oleh Pria bernama  Irsanto Ongko  dalam membantu  pembangunan gereja di daerah yang berada di Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah.  Irsanto Ongko  merupakan anak bungsu dari 3 bersaudara. Ayahnya merupakan seorang pengusaha.  Irsanto Ongko  yang kini berusia 56 tahun, tidak melakukan aksinya sendiri, aksi dermawan  Irsanto  diikuti oleh relawan yang sebagian merupakan pengusaha, yang dengan rela menyumbangkan donasi untuk membantu rangkaian pembangunan gereja tersebut. Denah Lokasi Pembangunan Gereja dan Beberapa Fasilitas Umum Lainnya (Sumber: Wordpress) Pembangunan gereja-gereja tersebut dimulai sejak tahun 2006, dan masih berlangsung sampai saat ini. Dalam pembangunan gereja-gereja tersebut,  Irsanto  dibantu oleh salah seorang pendeta. Pendeta yang kesehariannya bekerja sebagai kurir di Au...

Irsanto Ongko Membantu Masyarakat Kalimantan Untuk Semangat Beribadah

Irsanto Ongko merupakan anak seorang pengusaha. Tapi, yang perlu kita ketahui adalah bagaimana seorang Irsanto Ongko dan beberapa pengusaha lainnya tergerak hatinya untuk menjadi donatur dalam pembangunan gereja di wilayah Kalimantan. Irsanto Ongko bertemu dengan seorang pendeta. Pendeta itu menetap di Australia dan juga bekerja sebagai kurir di Australia. Sang Pendeta juga mengikutsertakan dirinya dalam pembangunan gereja. Seluruh penghasilannya ia berikan untuk membiayai pembangunan gereja-gereja di Kalimantan Tengah. Gereja Tumbang Samba di Dehes Ministries Gereja-gereja yang sudah dibangun sejak tahun 2006 ini masih berlangsung sampai sekarang. Tak hanya satu gereja, Irsanto Ongko dan rekannya sudah membangun 12 gereja yang layak untuk dipergunakan di Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah. Di kawasan Kalimantan banyak suku Ngaju dan Ma’anyan yang membutuhkan tempat ibadah. Dengan adanya bantuan dari Irsanto Ongko , suku Ngaju dan Ma’anyan kini sudah terh...

Mencegah Cognitive Decline dengan Interaksi Sosial

(Sumber: salamadian.com) Untuk menghindari datangnya penyakit yang berhubungan dengan otak seperti  Demensia , Alzheimer , Parkinson , dan sebagainya; penting agar semua orang memiliki kepedulian dan kesadaran penuh untuk menjaga kesehatan otak atau fungsi kognitif supaya tetap baik. Dalam urusan menjaga kesehatan otak dan juga fungsi kognitif , Dr. dr. Yuda Taruna, SpS, menyampaikan ada 2 hal utama yang bisa kamu lakukan. Yaitu, deteksi dini dan menjauhi faktor risiko. Untuk kamu yang masih berusia muda, bisa lebih fokus untuk menghindari faktor risikonya. "Untuk yang muda-muda, fokus hindari faktor risikonya. Tapi masalahnya, yang jadi persoalan kebanyakan di Indonesia, makanannya tinggi garam, aktivitas fisik semakin berkurang. Dulu, walaupun mau beli makanan gak sehat, harus usaha dulu jalan ke depan. Sekarang kan nggak, makanan diantar sampai depan rumah," katanya. Dr. dr. Yuda Taruna, SpS (Sumber: akurat.co) Dokter Yuda juga mengatakan, i...

Wacana Jokowi Datangkan Rektor dari Luar Negeri Dikritik Guru Besar UI

(Sumber: sindonews.com) Guru Besar Hukum Internasional UI, Hikmahanto Juwana mengkritisi wacana Presiden Jokowi untuk mendatangkan rektor dari luar negeri untuk membantu pendidikan di Indonesia. "Meski masih wacana dan mungkin untuk memacu para calon rektor untuk menyamai prestasi rektor luar negeri . Pernyataan Presiden terkait hal tersebut sangat disayangkan," ujarnya. Hal itu disampaikan oleh Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf), Triawan Munaf, saat Presiden bertemu dengan para pekerja seni di Istana Bogor. Selain merencanakan dana abadi yang disisihkan untuk pendidikan pekerja seni, Presiden juga sempat membahas akan mendatangkan tenaga pengajar hingga rektor dari luar negeri . 5 Pertimbangan Jika Mengambil Rektor dari Luar Negeri Hikmahanto mengungkapkan, ada 5 alasan untuk ini. Pertama, apakah mendatangkan rektor dari luar negeri berarti calon tersebut tidak mengikuti syarat dan proses seleksi yang sudah ditetapkan? Padahal seperti UI yang saat...

Komisioner KPAI Dukung Sekolah 'Ramah Anak'

(Sumber: ilmu-pendidikan.net) Di Indonesia, waktu belajar di sekolah masih menjadi pro dan kontra, karena dianggap terlalu lama. Hal tersebut juga disetujui Retno Listyarti, Komisioner Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI). "Iya katanya ada jam sekolah, anak bisa dari jam 7 sampai jam 5; itu kelamaan. Melampaui orang kerja dong? Yang kerja aja cuma 8 jam, masa anak lebih dari itu? Kalau full day school memang 8 jam, tapi itu pun kami tidak dukung untuk SD, SMP," katanya. Sebaiknya, peraturan jam sekolah delapan jam, atau full day hanya dilakukan pada jenjang sekolah yang lebih tinggi. Karena, secara fisik sudah lebih mampu menjalankan aktivitas padat yang lebih panjang. Komisioner KPAI, Retno Listyarti (Sumber: akurat.co) Menurut Retno, anak-anak terlalu banyak waktu di sekolah. Makan pun di sekolah, sedangkan di sekolah banyak tersedia makanan yang tidak sehat. Bila mereka terus menerus mengonsumsi makanan tidak sehat, maka akan berdampak buru...

Galih Ingin Berdamai Demi Anak, Hotman Paris Beri Jawaban Menohok

Galih Ginanjar, Hotman Paris, Fairuz A. Rafiq (Sumber: tribunnews) Barbie Kumalasari berharap Fairuz A. Rafiq bisa memaafkan suaminya, Galih Ginanjar atas kasus ' bau ikan asin '. Ia sangat berharap permasalahan tersebut bisa diselesaikan dengan damai tanpa melalui proses hukum. Menurut Barbie, ini semua demi kebaikan King Faaz, anak dari hasil pernikahan Galih Ginanjar dan Fairuz terdahulu. "Apapun itu, Galih sendiri punya anak sama Fairuz. Pasti kalau ada upaya damai lebih baik gitu lho," ucap Barbie. Pernyataan Barbie ini sontak mengelitik pengacara Hotman Paris untuk berkomentar. King Faaz (Sumber: Google) Melalui akun Instagram pribadi, Hotman Paris mengunggah cuplikan video sebuah acara yang memperlihatkan Indra Herlambang tengah mewawancarai Galih Ginanjar dan Barbie Kumalasari. Pada saat itu, Galih sempat meragukan King Faaz sebagai anak kandungnya. Galih mengatakan Fairuz selalu menghalanginya untuk bertemu dengan Ki...

Menteri Susi: Tenggelamkan Pembuang Sampah Plastik!

Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti (Sumber: grid.id) Lagi-lagi, Menteri Kelautan dan Perikanan,  Susi Pudjiastuti , mengatakan akan menenggelamkan pembuang sampah plastik ke lautan. "Pencuri ikan kita tenggelamkan. Nah, sekarang pencuri ikan pergi, datanglah plastik. Pembuang sampah plastik ke lautan juga harus kita tenggelamkan," katanya dalam kegiatan pawai menolak plastik sekali pakai di Taman Aspirasi Monas, Minggu (21/7). Susi mengatakan, 71% wilayah Indonesia adalah laut dan 70%  s ampah plastik yang dibuang warga akan berakhir di laut. Tanpa ada upaya untuk mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, ia memperkirakan jumlah sampah plastik akan lebih banyak daripada jumlah ikan yang hidup di laut Indonesia pada tahun 2040. (Sumber: bbci.co.uk) Susi mengajak seluruh warga untuk mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, termasuk penggunaan sedotan plastik sekali pakai. "Jangan minum pakai sedotan plastik. Kala...

Selain AS-Iran, Kini Jepang-Korsel Pun Ikutan Perang Dagang

(Sumber: eksposisi.com) Hubungan Jepang dan Korea Selatan (Korsel) telah berada di titik terendah dalam beberapa pekan terakhir ini. terkait perang dagang bidang teknologi . Para ekonom khawatir perang dagang  dapat mengganggu rantai pasokan teknologi dan berdampak buruk bagi ekonomi global . Apa sebenarnya penyebab perang dagang Jepang-Korsel? Perang dagang kedua macan Asia ini berawal dari masalah yang sering diumbar-umbarkan media. Media memberitakan pembatasan ekspor Jepang terhadap 3 bahan yang digunakan dalam chip dan tampilan smartphone Seoul. Pembatasan ini diumumkan pada 4 Juli 2019. Hal itu membuat Presiden Korsel, Moon Jae-In, menuduh Tokyo balas dendam akibat keputusan pengadilan yang menyuruh perusahaan Jepang membayar kompensasi kepada pekerja paksa pada 1910-1945 di Semenanjung Korea (masa dimana Jepang menjajah Korsel). Jepang menegaskan, masalah kolonialnya telah diselesaikan dengan penandatanganan perjanjian normalisasi pada tahun 1965....

Irsanto Ongko, Donatur Pembuatan Gereja di Kalimantan

Gereja Tumbang Kamang Pembangunan gereja-gereja di Indonesia memang tidak luput dari bantuan para dermawan. Seperti gereja-gereja yang ada di Kalimantan Tengah. Seorang pengusaha yang bernama Irsanto Ongko turut serta  dalam pembangunan gereja-gereja di Kalimatan Tengah. Denah gereja dan sarana lainnya Dikabarkan, Irsanto Ongko dan para pengusaha lainnya menjadi donatur dalam pembuatan gereja sejak 2006 lalu hingga saat ini. Tidak hanya bekerja sama dengan para pengusaha, Irsanto Ongko juga bekerja sama dengan seorang Pendeta. Pendeta itu sendiri adalah seorang kurir di Australia. Stasiun Radio Dalam pembangunan gereja tersebut, Irsanto Ongko dan para pengusaha lainnya telah berhasil membangun sebanyak 12 gereja. Tidak hanya gereja, mereka juga telah membangun satu stasiun radio, satu Sekolah Tinggi Teologi dan  campsite . Sekolah Tinggi Teologi dan Sabda, Dian Eka Sabda Adapun tujuan Irsanto dan para donatur lainnya membantu dari pem...

Aceh Evaluasi Perizinan Perusahaan Tambang

Ilustrasi pertambangan (Sumber: ckb.co.id) Pemerintah Aceh terus melakukan evaluasi terhadap perusahaan tambang yang beroperasi guna mencegah terjadinya pelanggaran hukum. "Pemerintah melakukan pengkajian dan akan mengevaluasi aktivitas pertambangan di Aceh," kata Asisten I Pemerintah Aceh , M. Jafar. Pernyataan ini disampaikannya usai konferensi pers terkait dengan izin operasional perusahaan PT Energi Mineral Murni (PT EMM) di Beutong Ateuh Banggalang, Kabupaten Nagan Raya dan Aceh Tengah. Menurutnya, perusahaan tambang yang beroperasi dan melakukan eksploitasi di Bumi Serambi Mekah mesti patuh pada ketentuan yang berlaku. Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2006 tentang Pemerintahan Aceh menyebutkan kabupaten/kota juga memiliki wewenang untuk mengelola maupun perizinan terkait dengan pertambangan . Dampak kegiatan penambangan (Sumber: sahamok.com) Untuk diketahui, Pemerintah Aceh telah mencabut 98 izin usaha pertambangan (IUP) eksplorasi dan ope...

Ketua MPR Ajukan Amandemen Terbatas UUD

(Sumber: gresnews.com) Ketua MPR RI, Zulkifli Hasan , mengatakan MPR akan menyampaikan rekomendasi amendemen terbatas UUD 1945 dan perubahan Tata Tertib MPR dalam Sidang Akhir Masa Jabatan MPR RI periode 2014-2019. Menurutnya, MPR menyepakati perlunya haluan negara semacam GBHN yang dimasukkan dalam konstitusi lewat amendemen terbatas UUD. "Dalam melaksanakan amendemen, MPR sudah membentuk Panitia Ad Hoc . Namun, sebagian besar anggota berpendapat, amendemen dilakukan setelah Pemilu Presiden 2019 karena pilpres menyita banyak waktu semua orang," kata Zulkifli. Hal itu dikatakannya usai Rapat Pimpinan MPR  yang membahas berbagai agenda kebangsaan yang akan berlangsung pada bulan Agustus dan September 2019. Amendemen UUD, menurutnya, dilakukan maksimal 6 bulan sebelum masa periode MPR berakhir. Namun hingga saat ini, pada masa periode MPR yang berada di bawah kepemimpinannya hanya memiliki waktu 2 bulan. (Sumber: harianpijar.com) ...

Antasari Azhar Ingatkan Pansel Capim KPK Soal Unsur Penyidikan dan Penuntutan

(Sumber: republika.co.id) Mantan Ketua KPK , Antasari Azhar mengingatkan panitia seleksi calon pimpinan (Pansel Capim) KPK periode 2019-2023 agar memilih pimpinan KPK yang memenuhi unsur penyidikan dan penuntutan sesuai amanah undang-undang KPK . "Pesan saya untuk Ibu Yenti sebagai ketua Pansel Capim KPK agar benar-benar teliti dalam memilih pimpinan KPK . Jangan sampai melanggar undang-undang," katanya pada diskusi " Dialektika Demokrasi: Mencari Pemberantas Korupsi yang Mumpuni " di Gedung MPR/DPR/DPD RI, Jakarta (18/7). Menurut Antasari , formasi pimpinan KPK periode 2015-2019 saat ini terindikasi melanggar undang-undang karena 5 pimpinan KPK tidak memenuhi unsur penyidikan dan penuntutan . Berdasarkan amanah Pasal 21 ayat 5 UU No. 30 Tahun 2002 tentang KPK, disebutkan bahwa formasi pimpinan KPK harus memenuhi unsur penyidikan dan penuntutan . "Itu artinya, formasi pimpinan KPK harus ada unsur polisi sebagai penyidik dan jaksa ...

TNI dan Polri Masih Berjaga di Mesuji Pasca Bentrokan

(Sumber: indopolitika.com) Tim gabungan petugas keamanan dari TNI/Polri masih disiagakan pada lokasi pasca bentrokan di Mesuji, Provinsi Lampung. Bentrokan tersebut menyebabkan 3 orang meninggal dari kelompok warga Pematang Panggang dan 10 lainnya luka-luka dari kelompok warga Mekar Jaya yang berada sekitar Register 45 . "Petugas yang dikerahkan untuk berjaga di lokasi Register 45 malam ini berkisar 500 personel," kata Kapolres Mesuji, AKBP Eddie Purnamo. Petugas yang berjaga terdiri dari gabungan personel Kepolisian dari Polres Mesuji, Polsek Simpang Pematang, Anggota Sabhara Polda, Intel dan Anggota TNI. "Para petugas keamanan ini kami sebar ke beberapa titik untuk berjaga dan berpatroli ke daerah yang masih kita anggap rawan," kata dia. Petugas keamanan yang berjaga di lokasi bentrokan (Sumber: islampos.com) Ia mengatakan, bahwa situasi saat ini di Register 45 sudah kondusif. Kelompok warga setempat sudah dipindahkan ke lokasi yang...

Menko Polhukam dan Guru Besar Hukum Internasional Angkat Bicara Soal Benny Wenda

Menko Polhukam, Wiranto (Sumber: jawapos.com) Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan ( Menkopolhukam ), Wiranto menyatakan anggota kelompok gerakan separatis Kemerdekaan Papua Barat Benny Wenda hanya mencari perhatian dunia internasional. “Mereka berusaha seperti itu, untuk mendapatkan perhatian internasional,” kata Wiranto. Wiranto menegaskan Menteri Luar Negeri, Retno Marsudi, sudah menyampaikan jika Indonesia tetap mendapatkan dukungan dari pemerintah Inggris terkait dukungan untuk Papua. “Kalau satu dan dua orang itu biasa. Dari tahun ke tahun hanya untuk cari perhatian saja, tidak usah dipusingkan,” ujar Wiranto. Hikmahanto Juwana (Sumber: lensaindonesia.com) Guru besar hukum internasional Universitas Indonesia, Hikmahanto Juwana, menyarankan pemerintah Indonesia tidak perlu menanggapi persoalan tentang Benny Wenda yang sedang ramai dibicarakan saat ini. "Menurut saya, pemerintah tidak perlu merespon terkait apapun penghargaan y...