Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label Israel

Abdallah Chatila Sumbangkan Barang Hitler ke Israel

Adolf Hitler (Sumber: stepcdn.com) Seorang pengusaha asal Lebanon bernama Abdallah Chatila menyumbangkan barang-barang peninggalan Hitler ke sebuah organisasi penggalangan dana Israel, Karen Hayesod. Ia menghabiskan setidaknya 600.000 euro (Rp 9,3 juta) untuk 10 barang yang dilelang oleh Hermann Historica, sebuah rumah lelang di Kota Munich. Barang-barang tersebut dibelinya dari sebuah lelang kontroversial di Jerman. Chatila memutuskan membeli barang-barang itu agar tidak jatuh ke tangan orang lain dan digunakan untuk propaganda Neo- Nazi . Barang-barang yang ia beli di antaranya adalah buku Mein Kampf bersampul perak, kotak rokok, mesin tik, dan topi. Abdallah Chatila (Sumber: bilan.ch) "Populisme sayap kanan dan anti-Semitisme menyebar di seluruh Eropa dan dunia. Saya tidak ingin benda-benda ini jatuh ke tangan yang salah dan digunakan oleh orang-orang dengan niat tidak baik," kata Chatila , dilansir dari BBC . Tindakannya dipuji oleh kelom...

Israel Lakukan Aneksasi, Negara-Negara Arab Kecam Perbuatan Netanyahu

(Sumber: liputanislam.com) Negara-negara Arab mengecam rencana Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu , untuk menganeksasi (pengambilan paksa) bagian lain Tepi Barat termasuk Lembah Yordania dan bagian utara Laut Mati. Kecaman itu disampaikan oleh pejabat-pejabat Yordania, Turki, dan Arab Saudi. Tanggapan awal disampaikan oleh Diplomat Palestina, Saeb Erekat; yang mengatakan apabila aneksasi dilaksanakan, maka itu akan mengubur harapan terwujudnya perdamaian. Ia menambahkan, langkah Israel itu akan jadi kejahatan perang. Menteri Luar Negeri Yordania mengatakan, rencana Netanyahu akan memicu eskalasi yang serius dan kerusuhan besar di kawasan Timur Tengah. Sementara, Menteri Luar Negeri Turki, Mevlut Cavusoglu; menyatakan bahwa Netanyahu rasis dan kerap melontarkan segala bentuk pesan yang ilegal, menyalahi aturan, dan agresif. Benjamin Netanyahu (Sumber: cnn.com) Senada dengan 3 negara lainnya, Arab Saudi mengatakan rencana Israel dapat menimbulk...

Amerika Janjikan Perundingan Damai Israel-Palestina

(Sumber: Google) Perundingan damai antara Israel-Palestina yang digadang-gadang oleh Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, akan digelar setelah bulan Ramadhan. Hal itu diungkapkan oleh menantu sekaligus penasihat senior Trump, Jared Kushner. Kushner mengatakan bahwa "solusi 2 negara" yang selama ini dijadikan acuan tidak berhasil. "Kami telah mempelajari semua upaya di masa lalu dan bagaimana mereka gagal dan mengapa mereka gagal. Saya pikir jika orang fokus pada poin pembicaraan tradisional usang, kita tidak akan pernah membuat kemajuan," kata Kushner dilansir dari Middle East Monitor . Donald Trump (Sumber: Al Jazeera) Kushner menambahkan, bahwa rencana AS nantinya akan menjadi langkah yang tidak konvensional dan solusi atas kebuntuan selama ini. "Mudah-mudahan ini memberikan kerangka kerja untuk mungkin menembus masalah yang sangat, sangat sulit yang telah mengganggu wilayah itu untuk waktu yang lama," kata Kushner. I...

EAPPI: Pos Pemeriksaan 300 Israel adalah yang Terburuk!

Warga Palestina antre di Pos Pemeriksaan 300 Israel (Sumber: Al Jazeera) Teriakan kepanikan dan frustrasi menjadi suara yang biasa di Pos Pemeriksaan 300 di Bethlehem, Israel, tempat ribuan pekerja Palestina antri selama berjam-jam. Para pekerja Palestina sudah mulai mengantri sejak pukul 3 pagi agar mereka dapat tiba tepat waktu di tempat kerja yang berada di Israel.  Para pekerja itu pun menghabiskan kejenuhan di antrean dengan berbincang, cek cok, bergurau, berteriak, memukul pagar baja, dan mengguncang pintu putar yang dijaga para petugas kepolisian perbatasan Israel. Kepolisian Israel sesekali menguncinya di tengah kepadatan antrean. “Dia pingsan. Semua orang bergerak! Panggil ambulans!” Teriakan itu semakin keras saat seorang pria muda dibawa keluar dari pos pemeriksaan. Beberapa pekerja mengelilingi jasad pria yang tergeletak di tanah dan beberapa orang berupaya menyadarkannya tapi gagal. Beberapa orang yang lewat berteriak, “Gerak, gerak! Beri r...

PBB Tetapkan Perusahaan Israel Masuk Daftar Hitam Dewan HAM

Benjamin Netanyahu dan Donald Trump (Sumber: acehnews.co) Sejumlah perusahaan Israel hadapi risiko dimasukkan dalam daftar hitam Perserikatan Bangsa-Bangsa ( PBB ) karena berbisnis di pemukiman Israel wilayah pendudukan Tepi Barat. “Perusahaan-perusahaan yang terancam masuk daftar hitam PBB itu termasuk perusahaan telekomunikasi Bezeq, Teva Pharmaceutical dan raksasa minuman Coca Cola,” ungkap laporan harian Israel , Yediot Ahronoth, dilansir dari Al Jazeera. Dewan HAM PBB menyetujui resolusi untuk mengumpulkan daftar hitam perusahaan internasional yang beroperasi di pemukiman ilegal sejak tahun 2016. Meski mendapat tekanan dari Israel dan Amerika, Dewan HAM PBB akan merilis daftar terbaru perusahaan-perusahaan yang masuk daftar hitam itu pada Maret mendatang.  “Kami yakin memasukkan perusahaan-perusahaan Israel dalam daftar hitam Dewan HAM PBB mungkin mengungkap perusahaan-perusahaan itu pada prosedur legal, mendesak korporasi interasional untuk m...