Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label Sandiaga Uno

Sandiaga Uno Kembali ke Pelukan Gerindra

(Sumber: Instagram) Wakil Sekretaris Jenderal Partai Gerindra , Andre Rosiade, merespon video soal kembalinya mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno , ke pelukan Gerindra . Menurut Andre, Sandi rela membatalkan penerbangan ke Turki untuk ikut dalam rapat kerja nasional (rakernas) Gerindra yang diagendakan Rabu (16/10). "Teknisnya ( Sandi akan bergabung ke Gerindra ) Pak Prabowo akan umumkan, tapi biasanya pidato Pak Prabowo biasanya akan diumumkan," kata Andre. Andre juga membocorkan gaya pakaian Sandi untuk rakernas besok. (Sumber: tempo.co) "Yang pasti, Sandi besok akan datang ke rakernas Gerindra pakai seragam Gerindra . Baju putih kantong 4 dan celana krem dan peci," ujarnya. Terkait jabatan Sandi di Gerindra , nantinya akan diumumkan langsung oleh Prabowo Subianto saat rakernas. Sandiaga Uno lewat akun media sosialnya mengunggah video dirinya memakai baju batik berwana biru yang ketika dibuka menampilkan kaos war...

PAN dan PKB Incar Sandiaga, Sandi: Saya Sedang Istirahat Politik

Sandiaga Uno (Sumber: liputan6.com) Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno , membantah isu yang menyatakan bahwa dirinya akan masuk ke Partai Amanat Nasional ( PAN ) dan menjadi Calon Ketua Umum PAN pada 2020 mendatang. Sandiaga mengungkapkan bahwa dirinya belum tertarik untuk masuk kembali ke dunia politik. Saat ini, ia mengaku hanya ingin menghabiskan waktunya bersama generasi muda. "Enggaklah (masuk PAN ), saya lagi istirahat politik. Saya banyak sama anak-anak muda saja," ungkapnya. Eddy Soeparno (Sumber: jawapos.com) Nama Sandiaga Uno disebut-sebut tengah dibidik untuk masuk ke PAN . Bahkan beberapa media menyebut ada tawaran terkait kemungkinan dirinya menjadi Ketua Umum PAN saat Kongres digelar pada 2020 mendatang. Sebelumnya, Sekretaris Jenderal PAN , Eddy Soeparno; mengatakan sudah menyiapkan Kartu Tanda Anggota (KTA) PAN untuk mantan Cawapres nomor urut 02 itu. Eddy menyampaikan bahwa KTA PAN untuk Sandiaga Uno  sudah ...

Soal Ibu Kota Baru, Ini Kata Sandiaga Uno

(Sumber: prosumut.com) Sandiaga Salahuddin Uno , dalam akun media sosialnya mengingatkan kepada pemerintah untuk mempelajari betul soal biaya yang dikeluarkan untuk ibu kota baru . Biaya mesti dipikirkan agar bisa menguntungkan semua elemen masyarakat. "Dalam memindahkan Ibu Kota, harus dipelajari betul berapa biaya yang akan dikeluarkan, biayanya darimana, menguntungkan siapa, berapa jumlah lapangan kerja yang akan bertambah, untuk siapa lapangan kerja yang tercipta, seberapa urgensinya, apakah ini sebanding dengan biayanya," kata dia, dikutip dari akun Twitternya, @ sandiuno . Dia mewanti-wanti agar pemindahan ibu kota ini tidak lantas menjadi ajang untuk menambah utang negara. Dan prosesnya telah melibatkan banyak pihak sehingga banyak yang nantinya berpartisipasi. "Saya ingin pemindahan ibu kota ini tentunya tidak menambah hutang negara. Saya ingin kebijakan ini telah melibatkan seluruh pihak, bukan hanya eksekutif saja," ujar Sandiaga . ...

Prabowo Minta Pendukungnya Tidak 'Mengepung' MK

Prabowo Subianto (Sumber: theinsiderstories.com) Calon Presiden 02, Prabowo Subianto, meminta pendukungnya untuk tidak datang ke Mahkamah Konstiusi (MK) saat sidang sengketa hasil Pemilihan Presiden 2019 berlangsung. Prabowo mengatakan demikian karena dirinya tidak ingin ada kerusuhan yang terjadi. "Dari awal saya dan saudara Sandiaga Uno terus berpandangan dan bertekad untuk melakukan aksi-aksi damai menghindari semua kekerasan. Walaupun ada kegiatan dan acara serta pernyataan-pernyataan di hadapan umum, tetap harus dilaksanakan dengan damai dan anti kekerasan. Kami sama sekali tidak ingin ada kerusuhan apapun di negara ini. Bukan seperti itu penyelesaiannya masalah bangsa dan negara yang kita inginkan," kata Prabowo. Prabowo-Sandi menegaskan menempuh jalur konstitusi untuk diselesaikan secara hukum dan ia meminta kepada pendukung untuk tidak datang ke lingkungan MK. Prabowo bersama Sandiaga Uno (Sumber: alinea.id) "Saya dan saudara Sandiaga Un...

KPU: Meski Saksi Tidak Hadir, Rapat Rekapitulasi Ini Tetap Berjalan

Komisioner KPU, Ilham Syaputra (kiri) dan Hasyim Asy'ari (kanan) bersama Ketua KPU, Arief Budiman (tengah) di rapat pleno rekapitulasi nasional (Sumber: antaranews.com) Badan Pemenangan Nasional ( BPN ) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno akan menarik para saksi pada penghitungan suara Pemilu 2019 yang hadir dalam rapat pleno rekapitulasi tingkat nasional .   Menanggapi hal tersebut, Komisioner KPU RI, Evi Novida Ginting Manik berujar bahwa, hingga rapat pleno kemarin malam seluruh saksi dari BPN masih mengikuti proses rekapitulasi. "Sampai tadi malam masih ada saksi BPN 02, dan partai-partai hampir lengkap mengikuti rekapitulasi tadi malam," kata Evi. Evi juga menambahkan, rekapitulasi nasional itu merupakan forum terbuka, sehingga pihaknya mengundang para saksi untuk hadir. Namun, bila saksi tidak datang maka hal tersebut tidak menjadi masalah. (Sumber: tribunnews.com) "Saksi ini kan bisa datang, kita kan mengundang ini kan forum terbuka. Ka...

KPU Minta Semua Buka-Bukaan di Rapat Pleno Rekapitulasi Suara

Komisioner KPU, Hasyim Asy'ari (tengah) bersama perwakilan partai politik saat membuka box berisikan dokumen pemilu dalam Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Nasional atas Hasil Penghitungan Perolehan Suara Pemilu 2019 di Luar Negeri (Sumber: akurat.co) Menanggapi pernyataan Sandiaga Uno , Komisioner KPU, Hasyim Asy'ari meminta semua pihak yang mengikuti Pemilu Serentak 2019, terutama Pilpres , untuk membuka seluruh data yang dimiliki terkait perolehan suara. Sandiaga meminta KPU dan Bawaslu untuk merevisi dan mengoreksi segala temuan kecurangan sebelum hari pengumuman pemenang Pemilu 2019 pada tanggal 22 Mei mendatang. Hasyim mengungkapkan bahwa jika ada dugaan kecurangan dan kekeliruan data perolehan suara, maka hal itu dapat dikoreksi saat rapat pleno rekapitulasi hasil penghitungan suara tingkat nasional. Pihak yang merasa keberatan atas hasil perolehan suara bisa membawa data yang dimiliki dalam rapat pleno rekapitulasi tersebut. (Sumber: tribunnews.com) ...

Kampung Akuarium Balas Budi dengan Menangkan Prabowo-Sandi

Prabowo Subianto dan Anies Baswedan mengunjungi Kampung Akuarium (Sumber: okezone.com) Pasangan capres dan cawapres Prabowo Subianto-Sandiaga Uno unggul 131 suara dari pasangan calon Joko Widodo-Ma’ruf Amin di TPS 040 Kampung Akuarium, Penjaringan, Jakarta Utara. Total suara yang terkumpul mencapai 197 suara. Daftar Pemilih Tetap (DPT) yang menyalurkan suara sebanyak 172 dari 271 orang. Sedangkan Daftar Pemilih Khusus (DPK) yang menyalurkan suara sebanyak 25 suara. "Mungkin banyak yang tidak datang karena dia pindah atau pulang kampung. Karena kami korban penggusuran, banyak yang pulang kampung tidak tinggal di Jakarta," kata Ketua KPPS 040, Topaz Juanda. Dari hasil penghitungan suara, paslon Prabowo-Sandi meraih 163 suara sedangkan paslon Jokowi-Ma’ruf meraih 32 suara. Terdapat pula 2 suara tidak sah. 1 karena tidak tercoblos, 1 lagi tercoblos di luar ketentuan. Penghitungan suara pemilihan calon presiden dimulai pukul 14.15 WIB dan berakhir pukul 14.5...

Sandiaga Uno Dihadang Warga Jombang

Calon wakil presiden, Sandiaga Uno, dihadang ratusan orang di Jalan Raya Jombang, Jawa Timur usai melakukan ziarah makam. Mereka yang menghadang adalah perawat dan dokter. Para perawat dan dokter ini meminta Sandiaga Uno mampir untuk membubuhkan tanda tangan peresmian Rumah Sakit Islam Jombang. Bahkan, mereka juga membawa spanduk bertuliskan "mampir." "Tolong pak tanda tangan prasasti aja. Tolong pak," kata seorang pria yang berpakaian dokter. Sandiaga menerangkan kepada mereka bahwa tidak ada jadwal dalam menyerap aspirasi masyarakat di Jawa Timur untuk meresmikan rumah sakit. Ia takut dinilai melanggar dan ditegur Bawaslu. Namun massa tetap memaksa dan meminta mantan wakil gubernur Jakarta itu membubuhkan tanda tangan di prasasti yang telah mereka buat. Sandiaga tetap tidak beranjak dari mobilnya. Akhirnya dipilih jalan tengah. "Ya sudah bawa prasastinya ke sini, biar saya tanda tangan dari dalam mobil," katanya. Para pekerja Rumah Saki...