Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label sepak bola

Pelatih Bingung Tim Liga Bisa Diisi 66 Pemain

  (Sumber: Google) PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator kompetisi Liga 1 2020 menetapkan regulasi terbaru yakni memperbolehkan tim mendaftarkan hingga 30 pemain U-20.  Sesuai dengan keputusan, PT LIB mengizinkan setiap tim peserta Liga 1 mendaftarkan jumlah pemain hingga sebanyak 66 orang; 36 orang untuk pemain senior dan 30 pemain U-20. Pelatih Persib Bandung, Robert Alberts, bingung dengan regulasi tersebut. Terutama mengenai jumlah pemain U-20. "Saya tidak mengerti aturan itu. Sesederhana itu. Ada banyak hal yang perlu dijelaskan dan saya tidak memahami itu," kata Robert. Ia juga bingung dengan beberapa regulasi lainnya. Dia pun enggan memberikan banyak komentar. Persib U-20 (Sumber: Google) "Bagi saya ini sangat sulit. Dan jika kami meminta untuk memperhatikan hal yang lebih logis, mereka menolaknya. Sangat mengecewakan bagaimana kami menghadapi kompetisi ketika ingin membantu memperbaiki jadwal menjadi lebih baik," katanya. Skuat Maung Bandung sendiri h...

Menang Telak, Persib Cetak Skor 26-0

Pemain Persib Bandung (Sumber: Google) Persib menjalani kali uji coba melawan 2 klub penghuni Liga 3, yakni Mandala dan Bandung United di stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) pada Sabtu (19/9/2020). Dengan tim Mandala, Persib menang telak dengan skor 26-0. Pelatih kepala Persib, Robert Rene Alberts mengaku kemenangan besar atas Mandala memang diluar dugaan. Namun, perbedaan kualitas bermain antara Persib yang notabene menghuni Liga 1 dan klub asal Majalengka itu terlampau jauh. Menurutnya, Mandala tampak terkejut dengan kecepatan bermain yang ditampilkan Erwin Ramdani dan kawan-kawan dalam pertandingan itu. "Pelajaran yang bagus untuk mereka dan bagus juga untuk tim yang bermain di laga pertama karena mereka terus melaju dan menjaga momentum untuk terus memainkan bola ke depan. Mentalitas yang bagus," ucapnya. Persib mencetak 26 gol dengan masing-masing dicetak oleh: Frets Butuan (6 gol), Erwin Ramdani (7 gol) Zulham Zamrun (7 gol), Ravil Shandyka (3 gol), dan sisanya dis...

Kronologi Pengeroyokan Suporter Indonesia di Malaysia

(Sumber: idntimes.com) Insiden tidak mengenakkan diterima Fuad ketika ingin menyaksikan Tim Nasional Indonesia berlaga menghadapi Malaysia dalam kualifikasi Piala Dunia Qatar 2022 . Fuad merupakan salah satu suporter Indonesia yang menjadi korban pengeroyokan di Malaysia. Fuad membeberkan kronologi kejadian pengeroyokan yang dialaminya itu kepada Menteri Pemuda dan Olahraga RI, Zainudin Amali, via telepon. Ia mengatakan, kejadian itu berlangsung pada Selasa (19/11) dini hari atau beberapa jam sebelum laga. Fuad mengungkapkan bahwa suporter Malaysia memang ingin melakukan sweeping terhadap suporter Indonesia yang ingin menonton Derby Nusantara tersebut. "Pengeroyokan itu terjadi Selasa (19/11) sekitar jam 2 dini hari, di daerah perhotelan, di Bukit Bintang. Jadi mereka memang sengaja mencari kemana-mana suporter Indonesia ," ujar Fuad. (Sumber: radarcirebon.com) "Ternyata mereka menghampiri saya dan menanyakan " kamu Indonesia apa Malay...

Selamat, Indonesia Jadi Tuan Rumah Piala Dunia U-20 2021!

(Sumber: indosport.com) Indonesia resmi menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 2021 . Pengumuman ini dinyatakan oleh Presiden FIFA, Gianni Infantino, dalam Rapat Dewan FIFA di Shanghai, China, Kamis (24/10) waktu setempat. Dalam bidding tuan rumah Piala Dunia U-2020 2021 ini, Indonesia mengalahkan Brasil dan Peru. Lihat postingan ini di Instagram Alhamdulillah.. Kerja keras tidak pernah mengecewakan. FIFA secara resmi mempercayakan PSSI untuk menjadi Tuan Rumah Piala Dunia U-20 Tahun 2021. Terimakasih kepada seluruh pihak yang telah membantu dan mendoakan dalam proses biding kemarin. Teruntuk rekan-rekan di @officialpssi WE DID IT!! Sebuah kiriman dibagikan oleh Ratu Tisha (@ratu.tisha) pada 23 Okt 2019 jam 9:43 PDT Dalam usahanya menjadi tuan rumah dalam turnamen ini, Indonesia mengajukan 10 stadion terbaiknya untuk menggelar pertandingan turnamen kelas dunia tersebut. Kesepuluh stadion tersebut ada...

Hakim Putuskan Jokdri Divonis 1 Tahun 6 Bulan

Joko Driyono dalam sidang pada Selasa (23/7) (Sumber: akurat.co) Terdakwa kasus perusakan barang bukti perkara pengaturan skor, Djoko Driyono ( Jokdri ), divonis penjara 1,5 tahun oleh Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel) pada Selasa (23/7). "Menjatuhkan pidana penjara selama satu tahun enam bulan dan terdakwa tetap ditahan di rumah tahanan negara," kata Ketua Majelis Hakim, Kartim Haeruddin. Vonis majelis hakim lebih rendah dari tuntutan jaksa penuntut umum (JPU) yang menunut Joko Driyono dihukum 2,5 tahun penjara. Usai memvonis Joko Driyono , Kartim mengatakan bahwa mantan Plt Ketum PSSI ini berhak menerima atau melakukan banding sesuai prosedur hukum. "Setelah itu, Anda punya hak untuk menerima atau pikir-pikir. Atau saudara bila tidak sependapat dengan majelis hakim maka saudara bisa melakukan usaha banding," ujar Kartim. (Sumber: Google) Joko Driyono dan penasihat hukumnya yang kemudian berdiskusi menyatakan pi...

Mundurnya Jokdri Membuat Sebagian Pengurus PSSI Terpukul

Joko Driyono (Sumber: medcom.id) Ditangkapnya Joko Driyono ( Jokdri ) oleh Satgas Anti Mafia Bola  menjadi sebuah kabar yang sangat menggembirakan bagi para pecinta sepakbola nasional. Langkah ini menjadi bukti akan keseriusan pihak kepolisian dalam membantu sepakbola nasional membersihkan praktik kecurangan yang selama ini menjalar. Tapi entah kenapa, sebagian dari pengurus PSSI justru merasa terpukul dengan ditangkapnya Jokdri . Salah satunya adalah anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Yunus Nusi. (Sumber: ytimg.com) Yunus Nusi yang inisialnya sempat disebut-sebut ikut terlibat dalam pengaturan skor oleh salah satu narasumber yang didatangkan dalam acara Mata Najwa, mengaku kalau penangkapan Jokdri cukup memberikan dampak pada roda organisasi. Salah satu tantangan sepeninggal Jokdri , menurut Yunus, adalah mencari sumber dana untuk menjalankan semua program yang telah disusun. PSSI memang telah mencanangkan berbagai program baik teknis maupun org...

Platini Dibebaskan Setelah Diinterogasi Kepolisian Prancis

(Sumber: tribunnews.com) Mantan Ketua Asosiasi Sepak Bola Eropa (UEFA), Michel Platini dibebaskan dari tahanan kepolisian Prancis, Rabu (19/6). Dia dilepaskan setelah beberapa jam diperiksa atas dugaan tindak kriminal menyangkut pemberian hak tuan rumah Piala Dunia 2022 kepada Qatar. Pembebasan Platini tersebut dilihat oleh seorang jurnalis fotografer Reuters . Dalam keterangan saksi, Platini meninggalkan kantor polisi setempat di mana ia ditahan untuk diinterogasi pada hari Selasa kemarin. Pengacara Platini , William Bourdon mengatakan, kliennya tidak bersalah atas semua tuduhan yang dialamatkan kepadanya. Bourdon menyebut interogasi yang dilakukan pihak kepolisian semata-mata dengan alasan teknis. “Ini proses yang panjang. Tetapi mengetahui jumlah pertanyaan, maka ini bisa lebih panjang karena saya ditanya tentang EURO 2016, Piala Dunia di Rusia, Piala Dunia Qatar, dan FIFA,” kata Platini dilansir France 24 . Mantan Ketua Asosiasi Sepak Bola Eropa (UEFA), Mi...

Joko Driyono Resmi Ditahan Polri

Joko Driyono (Sumber: akurat.co/) Joko Driyono selaku Pelaksana Tugas (Plt)  PSSI  resmi ditahan Satgas Anti Mafia Bola  pada Senin (25/3). Penahanan terhadap Joko Driyono dilakukan setelah Satgas melakukan gelar perkara usai pemeriksaan. "Ya, Joko Driyono ditahan Polda Metro Jaya per hari ini tanggal 25 Maret 2019 sampai 13 April," kata Ketua Satgas Anti Mafia Bola , Brigadir Jendral (Brigjen) Hendro Pandowo. Sebelumnya, Joko Driyono mangkir 2 kali dari panggilan Satgas. Ia seharusnya diperiksa pada tanggal 18 Maret dan 21 Maret lalu. Ia baru memenuhi panggilan pada hari ini. Diketahui, kasus pengaturan skor di sepakbola tanah air mulai didalami Polri sejak Desember lalu. Dalam proses itu, Joko Driyono ikut diseret karena diketahui berupaya menghilangkan barang bukti. "Dari hasil pemeriksaan saksi itu bahwa barang bukti yang kami ambil kemudian saudara Joko Driyono memerintahkan kepada 3 orang, yaitu Dani, Musmuliadi, dan Abdul Gofur untuk mem...

Lawan Vietnam, Timnas Indonesia Gagal Masuk Putaran Final

Tim Nasional Indonesia U-23 berfoto bersama menjelang pertandingan perdana Grup K Kualifikasi Piala Asia U-23 2020 (Sumber: akurat.co) Garuda Muda harus menerima kekalahan dengan skor 0-1 atas Vietnam pada laga kedua grup K babak kualifikasi Piala Asia U-23 2020 di Stadion Nasional My Dinh, Minggu (24/3). Kekalahan ini membuat Timnas U-23 gagal melaju ke putaran final. Dalam pertandingan ini, Vietnam tampil menekan sejak awal pertandingan. Lini pertahanan Indonesia yang dikawal Nurhidayat dan Bagas Adi Nugroho berkali-kali mendapat ujian. Berbeda dengan pertandingan lawan Thailand, lini pertahanan Indonesia tampil solid dalam pertandingan ini. Hal tersebut membuat tak ada gol tercipta hingga babak pertama berakhir. Pada babak kedua, Timnas beberapa kali mampu keluar dari tekanan. Egy Maulana Vikri dan Marinus Wanewar bahkan mendapatkan peluang emas untuk mencetak gol. Kemalangan terjadi pada masa injury time . Sepak pojok Vietnam berhasil disundul Trieu Viet Hung...

Pelatih Timnas Umumkan 24 Nama Pemain Kualifikasi Piala Asia U-23

Perhelatan Kualifikasi Piala Asia U-23 akan diikuti oleh Garuda Muda. Timnas membawa 24 pemain untuk berlaga di Kualifikasi Piala Asia U-23 2020, 22-26 Maret mendatang. Dari jumlah tersebut, satu nama akan dicoret sehari sebelum laga pembuka untuk memenuhi regulasi yang berlaku. Pelatih Timnas U-23, Indra Sjafri, turut menyertakan 3 pemain yang berkarir di luar negeri yaitu Egy Maulana Vikri, Saddil Ramdani dan Ezra Walian. Sementara sisanya diisi oleh skuat yang mempersembahkan trofi Piala AFF U-22 Februari lalu. "Kami putuskan membawa 24 pemain ke Vietnam. Nantinya saat match coordination meeting (MCM), kami serahkan 23 nama pemain yang akan berlaga di Kualifikasi Piala AFC U-23 . Karena batas waktu pendaftaran pemain saat MCM pada 21 Maret nanti," kata Indra Sjafri di situs resmi PSSI. Timnas U-23 telah berangkat ke Hanoi pada Senin (18/3) siang. "Soal target, tentu kami ingin lolos ke putaran final. Untuk itu kami akan berjuang keras dan maks...