Langsung ke konten utama

Jangan Tunda Rasa Lapar, Ini yang Akan Terjadi

(Sumber: merahputih.com)

Ketika rasa lapar datang, tidak sedikit orang mengabaikan sinyal tersebut. Ada yang beralasan sibuk dengan pekerjaan, ada yang sengaja menahan lapar untuk kepentingan penurunan berat badan dan lainnya.

Meskipun tampaknya menunda makan ini tidak berbahaya, para ahli cukup tegas tentang mengimbau untuk makan secara teratur. Karena efek dari melewatkan makan dapat berdampak pada tubuh dan pikiran Anda.

Dilansir dari Self, rasa lapar bisa menjadi indikasi bahwa tubuh memerlukan asupan. Maka ada anjuran untuk makan-makanan sehat secukupnya setiap beberapa jam.

Walaupun waktu spesifik akan bervariasi dalam setiap orang, namun ada berbagai alasan mengapa makan setiap 3 hingga 4 jam sekali menjadi ide yang baik.

"Makan secara teratur sepanjang hari mencegah penurunan energi, membuat Anda tetap waspada, fokus, dan membantu mencegah makan melewati titik kenyang," kata Brigitte Zeitlin, MPH, RD, CDN; pendiri BZ yang dari New York Nutrisi.

(Sumber: howstronger.com)

Jika kamu tidak cukup makan dalam 1 hari, semua sistem tubuh akan menjadi berantakan. Tubuh akan bereaksi terhadap kurangnya bahan bakar di tubuh. Jika kamu melewatkan makan, kamu akan mulai merasa lamban dan tidak dapat fokus.

“Bahan bakar utama untuk otak Anda adalah glukosa, yang Anda dapatkan dari makan makanan terutama yang kaya karbohidrat,” Rachele Pojednic, Ph.D.; asisten profesor Departemen Nutrisi, di Simmons College dan di Harvard Extension School.

Karbohidrat kompleks seperti buah-buahan, sayur-sayuran, dan biji-bijian, adalah sumber glukosa yang paling bergizi karena mereka membutuhkan waktu lebih lama untuk dicerna daripada karbohidrat olahan.

Tanpa pasokan karbohidrat yang cukup, gula darahmu bisa turun terlalu rendah, membuat kamu merasa lamban, jengkel, dan sulit berkonsentrasi.

Ketika kamu tidak memuaskan rasa lapar itu, kamu mungkin merasakan badanmu gemetar atau bahkan sedikit berkeringat sebagai respons. Hal itu yang akhirnya membuatmu memilih untuk mengonsumsi hal-hal manis dan karbohidrat, yang hanya akan membantu sementara.

(Sumber: hellosehat.com)

Ketika orang-orang sangat lapar, mereka cenderung mencari karbohidrat dan manisan karena mereka ingin meningkatkan gula darah. Tentu itu bukan hal baik, karena dapat membuat gula darah meningkat, lalu turun, menjadikannya tidak stabil. 

Ketika kamu menunggu sampai kamu benar-benar lapar untuk makan, kamu juga cenderung makan melebihi kebutuhan.

Ketika kamu tidak cukup makan, maka kamu juga tidak mendapatkan cukup protein yang penting untuk pertumbuhan otot, kesehatan tulang, sistem kekebalan tubuh, dan banyak lagi.

Melewatkan makan tidak hanya memengaruhi nutrisi yang kamu konsumsi, tetapi juga kemampuan untuk berolahraga dan menjalani hidup yang sehat akan buruk. 

Dan penting untuk diingat, yang sedang melakukan diet; melewatkan makan sembarangan justru dapat menaikkan berat badan dengan cara lain.


Sumber: akurat.co

Komentar

Postingan populer dari blog ini

WharsApp Kembangkan 2 Fitur Baru Menyangkut Pesan Forward

Sudah Tau Cara Format Penulisan di WhatsApp? Begini Caranya

KPK Panggil Saksi Terkait Pengadaan RTH Pemkot Bandung