Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label Bambang Soesatyo

Jelang Munas, Beberapa Caketum Golkar Mundur

(Sumber: indopolitika.com) Sejumlah bakal calon Ketua Umum Partai Golkar menyatakan mundur sebelum pembukaan Musyawarah Nasional (Munas). Munas ke-10  Golkar sendiri dibuka pada Selasa (3/12) malam. Sosok Bambang Soesatyo (Bamsoet) yang sebelumnya digadang-gadang bakal menjadi penantang kuat Airlangga, menyatakan mundur beberapa jam sebelum pembukaan. Padahal, Bamsoet sudah dinyatakan lolos pendaftaran dan tinggal menunjukkan syarat dukungan 30% pemilik suara. Ali Yahya pun demikian, menyatakan mundur bersama Indra Bambang Utoyo. Praktis yang tersisa hanya Agun Gunanjar dan Ridwan Hisjam. Airlangga Hartarto (Sumber: merdeka.com) Adies menegaskan, upaya lobi dilakukan agar Munas X Partai Golkar bisa berlangsung secara musyawarah mufakat, dan Airlangga menjadi calon tunggal. Ia juga menjelaskan, kalau musyawarah mufakat dan tak ada calon lagi yang maju, maka otomatis aklamasi dan tak ada pemilihan. Jika dilihat, calon kuat hanya Airlangga. ...

Buat Kesepakatan, Airlangga: Saya, Bamsoet, dan Tuhan Saja Yang Tahu

Aburizal Bakrie, Bambang Soesatyo, dan Airlangga Hartarto (Sumber: kompas.com) Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto , menyinggung soal kesepakatannya dengan Ketua MPR RI, Bambang Soesatyo ( Bamsoet ) saat Pembukaan Rapimnas Golkar Tahun 2019 di Hotel Ritz Carlton, Jakarta, Kamis (14/11). Menurut Menko Perekonomian itu, kesepakatan itu hanya mereka berdua dan Tuhan saja yang tahu. "Ketua MPR Pak Bambang Soesatyo yang saya hormati. Saya sama Pak Bambang ini ada kesepakatan. Yang tahu hanya saya sama Pak Bambang , dan Allah SWT," kata Airlangga saat pidato pembukaan Rapimnas. Namun sayangnya, Airlangga tidak membeberkan kesepakatan apa yang telah disetujui keduanya itu. Ia enggan mengungkapkan saat disinggung apakah kesepakatan itu berkaitan dengan bursa Calon Ketua Umum Partai Golkar saat Munas pada Desember 2019. (Sumber: merdeka.com) Seperti diketahui, Bamsoet merupakan rival terkuat Airlangga pada Munas Golkar mendatang. "Kan ...

Bambang Soesatyo Resmi Jadi Ketua MPR RI 2019-2024

Bambang Soesatyo (Sumber: suaramuslim.net) Politisi Golkar, Bambang Soesatyo ( Bamsoet ) terpilih menjadi Ketua MPR RI 2019-2024 dalam rapat paripurna MPR RI, Kamis (3/10).  Bamsoet dipilih melalui musyawarah mufakat serta aklamasi dari 9 fraksi partai yang ada di MPR serta kelompok DPD. Sebelumnya, sidang paripurna MPR RI sempat diskors hingga pukul 20.50 WIB untuk Fraksi Gerindra melakukan lobi-lobi musyawarah mufakat. Kendati demikian, Ketua Fraksi Gerindra MPR RI, Ahmad Riza Patria; mengumumkan sikapnya setelah skors dicabut oleh pimpinan sementara, Abdul Wahab Dalimunthe. Riza menyatakan, ia dan partainya telah melakukan upaya demi kepentingan bangsa dan negara dalam rangka menjaga marwah kami mengedepankan musyawarah mufakat. Akhirnya, terjadi kesepakatan antara Prabowo dari Gerindra dan Megawati dari PDI Perjuangan. (Sumber: kompas.com) Merasa kurang tegas, Abdul meminta Riza untuk menyatakan dukungannya secara jelas dan tegas. "...

PDIP Dukung Bamsoet Jadi Ketua MPR

Bambang Soesatyo (Sumber: tempo.co) Fraksi PDI Perjuangan di DPR akan mendukung Bambang Soesatyo ( Bamsoet ) dari Partai Golkar menjadi calon Ketua MPR RI di periode 2019-2024.  Ketua Fraksi PDI Perjuangan MPR RI, Ahmad Basarah, mengatakan bahwa keputusan tersebut diambil dengan pertimbangan. Hal itu demi tegaknya demokrasi Pancasila yang salah satu cirinya adalah pemenang pemilu berbagi kekuasaan dengan parpol peserta pemilu lainnya. "Sesuai arahan Ketua Umum PDI Perjuangan Ibu Megawati Soekarnoputri, partai kami akan mendukung Bambang Soesatyo dari Fraksi Partai Golkar sebagai calon Ketua MPR ," kata Basarah. Ia menjelaskan, setelah seluruh fraksi di MPR dan DPD RI mempunyai perwakilan di Pimpinan MPR setelah melalui sidang pleno, maka dasar penentuan menjadi Ketua MPR adalah dengan pertimbangan partai memperoleh suara terbanyak di Pemilu 2019. (Sumber: inilahsultra.com) Hal tersebut dikatakannya sama dengan mekanisme penentuan jabatan Ket...

Ketua DPR Pastikan Tak Ada RUU yang Disahkan Pada Rapat Paripurna Terakhir

(Sumber: tirto.id) Mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi berencana akan mengawal jalannya Sidang Paripurna terakhir DPR masa jabatan 2014-2019 pada Senin 30 September 2019. Perwakilan BEM Jakarta, Andi Prayoga, menegaskan mahasiswa yang menolak pengesahan RKUHP dan revisi UU KPK tengah membangun konsolidasi ulang usai aksi pada Selasa (24/9) lalu. "Itu (konsolidasi) agar kami semua, mahasiswa Indonesia, bisa satu suara dan satu keresahan untuk turun ke jalan menyuarakan suara kami, suara rakyat,"ungkap Andi. Menurutnya, aksi tetap berlangsung lantaran Presiden Jokowi hanya menunda pengesahan pengesahan rancangan Rancangan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (RKUHP) pada periode DPR saat ini. Di sisi lain, mahasiswa juga terlanjur kecewa atas pengesahan UU KPK)pada 17 September 2019. Ketua DPR, Bambang Soesatyo (Sumber: indowarta.com) "Kami bukan minta menunda tapi menolak RKUHP yang kontroversial dan bermasalah," ucapnya. Ketua DPR...

Bamsoet: Mimpi Aklamasi untuk Ketua Umum Sirna

Bambang Soesatyo (Sumber: ngopibareng.id) Wakorbid Pratama Partai Golkar, Bambang Soesatyo alias Bamsoet menilai mimpi aklamasi Airlangga untuk terpilih kembali menjadi Ketua Umum Partai Golkar sirna. Hal itu dikatakan Bamsoet terlihat dari pernyataan Politisi PDIP, Maruarar Sirait dalam diskusi dan launching buku ' Akal Sehat Bambang Soesatyo ' beberapa waktu. Saat itu, kata Bamsoet , Maruarar menyatakan bahwa Airlangga dan Bamsoet sama-sama berkomunikasi baik dengan Presiden Jokowi dengan kepentingannya masing-masing. "Pak Airlangga tentu terkait urusan kementerian karena beliau adalah pembantunya. Pak Bambang tentu urusan kedewanan dengan kedudukan yang setara sebagai mitra pemerintah. Selain itu, Partai Golkar adalah partai besar dan tentu saja memiliki aturan sendiri, tidak mau diintervensi oleh siapapun," ungkap Maruarar dalam diskusi yang dikutip Bamsoet. Airlangga Hartarto (Sumber: viva.co.id) Menurut Bamsoet , sehubungan dengan ...

Bamsoet: Gaya Kepemimpinan Ketum Golkar Semakin Aneh

(Sumber: merdeka.com) Gaya kepemimpinan Airlangga Hartarto sebagai Ketua Umum  Golkar dinilai semakin hari semakin aneh. Itu diungkapkan Wakorbid Pratama Golkar , Bambang Soesatyo (Bamsoet), saat menanggapi video pengambilan sumpah setia oleh jajaran pengurus DPD Jawa Barat di hadapan Airlangga Hartarto . Bamsoet menilai, keanehan praktik kepemimpinan Airlangga Hartarto dan para pengikutnya semakin menjadi-jadi, ngawur dan mempermalukan Golkar sebagai partai politik modern berhaluan nasionalis tengahan. Menurut Bamsoet; dalam setiap agama, sumpah yang diucapkan di bawah Kitab Suci dengan membawa nama Tuhan Sang Pencipta, merupakan sesuatu yang sakral, mulia dan sarat pesan amanah. "Lazimnya seremoni pengucapan sumpah di muka Kitab Suci itu dilakukan oleh para pejabat di level jabatannya masing-masing, agar yang bersangkutan mengingat dengan sungguh-sungguh amanah yang diberikan melalui jabatan tersebut," ungkapnya. (Sumber: fajar.co.id) Bam...

Bamsoet Luncurkan Buku Ke-15, 'Akal Sehat'

Bambang Soesatyo (Sumber: merdeka.com) Ketua DPR RI, Bambang Soesatyo ( Bamsoet ), akan meluncurkan buku terbaru berjudul ' Akal Sehat ' pada tanggal 28 Agustus 2019 pukul 14.00 WIB, di Posko Bamsoet , Menteng, Jakarta Pusat. Sejumlah tokoh akan menjadi pembicara antara lain Buya Syafii Maarif (tentatif); Anggota DPR RI Maruarar Sirait; Staf Khusus Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), Romo Benny Susetyo; dan cendekiawan muda, Yudi Latif. ' Akal Sehat ’ merupakan buku terbaru saya yang ke-15 yang ditulis Bamsoet .  Menurutnya, menulis merupakan bagian dari relaksasi pemikiran agar tak jenuh menghadapi aktivitas politik yang penuh intrik. Ia mengutip kata Pramoedya Ananta Toer, " Menulislah, karena tanpa menulis engkau akan hilang dari pusaran sejarah ". Pramoedya Ananta Toer (Sumber: detik.com) Baginya, kegiatan menulis bukanlah barang baru. Sejak tahun 1985, dirinya sudah bergelut di bidang jurnalistik saat menjadi...

Bamsoet Siap Buktikan Klaim 460 Dukungan DPD Kepadanya

Bambang Soesatyo (Sumber: amazonaws.com) Sekitar 460 DPD menyatakan dukungan untuk Wakorbid Pratama Partai Golkar, Bambang Soesatyo ( Bamsoet ) untuk maju sebagai Caketum Golkar periode 2019-2024.  Bamsoet mengatakan, dirinya siap untuk membuktikan klaim tersebut di musyawarah nasional (munas) Golkar. "Terkait dukungan, kita sudah 460 lebih (DPD) dan masih mengalir. Sama kira-kira angkanya dengan Pak Airlangga. Nanti tinggal pembuktiannya secara bebas di lapangan munas lah," kata Bamsoet . Terkait itu, Bamsoet mempertanyakan jadwal pelaksanaan Munas Golkar untuk membuktikan klaim tersebut. Menurut Bamsoet ; dalam rapimnas, akan terlihat pertanggungjawaban Airlangga dalam mengelola partai serta pencapaian Golkar selama Airlangga memimpin. Airlangga Hartanto (Sumber: indomaritim.id) "Sekarang yang dibutuhkan adalah kapan kita munasnya, kapan kita plenonya, kapan kita mempersiapkan rapimnasnya sebagai bentuk pertanggungjawaban pengelolaan partai d...

Minat Investasi di Indonesia, Naik Atau Turunkah di Tahun 2019?

(Sumber: eljohnnews.com) Bambang Soesatyo (Ketua DPR RI) mengatakan bahwa tahun 2019 merupakan tahun yang berat bagi iklim investasi. Ini ditunjukkan dengan menurunnya realisasi investasi dari Penanaman Modal Asing (PMA). PMA pada tahun 2018 turun sebesar 8,8% atau sebesar Rp 392,7 triliun. Sementara realisasi investasi PMA tahun 2017 sebesar Rp 430,5 triliun. "Tahun 2019 merupakan tahun yang berat bagi investasi. Tahun 2018 perusahaan yang melantai ke bursa naik tapi iklim investasi rendah. PMA hanya Rp 392,7 triliun; turun 8,8 persen dari 2017 walaupun jumlah yang melantai bertambah," katanya Hal tersebut ia sampaikan saat menjadi pembicara dalam diskusi yang diselenggarakan IndoSterling Forum ke-6 bersama Akurat.co bertajuk “Memprediksi Iklim Investasi Pasca Pilpres 2019” di Gedung DPR RI, Kamis (16/5). Ketua DPR, Bambang Soesatyo (Sumber: akurat.co) Sementara itu, tingkat Indeks Kemudahan Berbisnis (EODB) Indonesia tahun ini juga turun ke pering...

Bamsoet Minta KPK Tuntaskan Kasus Century

Bambang Soesatyo  (Bamsoet) ikut menanggapi polemik yang disebabkan artikel pada media asing, Asia Sentinel yang menyeret nama  SBY  atas kasus  Bank Century . Bamsoet mendesak KPK agar segera menuntaskan skandal Bank Century . Sebagai inisiator Hak Angket Century saat itu, Bamsoet telah telah merekomendasikan dugaan perbuatan melanggar hukum. Bambang Soesatyo (dasi emas). Politisi Golkar ini juga meminta agar kasus ini tidak dibiarkan menggantung. "Jangan sampai kasus Bank Century ini terus menggantung dan merugikan SBY sendiri," tutupnya. Karenanya, Bamsoet juga mendukung niatan SBY menggugat Asia Sentinel ke ranah hukum. Sumber:  akurat.co