Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label perang dagang

Microsoft 'Dapat Izin' untuk Kerjasama dengan Huawei

(Sumber: reutersmedia.net) Microsoft Corp akhirnya mendapatkan lisensi untuk memasok produknya ke Huawei Technologies . Sebelumnya,  Microsoft  menunggu untuk bisa kembali berbisnis dengan perusahaan Tiongkok tersebut. Juru bicara Microsoft mengungkap, pada 20 November 2019, Departemen Perdagangan Amerika Serikat mengabulkan permintaan linsensi untuk mengekspor perangkat lunak 'pasar massal' ke Huawei .  "Kami menghargai tindakan departemen dalam menanggapi permintaan kami," ujar Juru Bicara Microsoft , melansir The Verge . Tidak jelas apa yang dimaksud Microsoft dengan "pasar massal", namun raksasa teknologi tersebut memang menjual lisensi sistem operasi Windows dan software office ke Huawei . Kemungkinan apa yang dimaksud perusahaan Bill Gates tersebut ialah setidaknya bisa memasarkan produk perangkat lunaknya ke Huawei sekali lagi. Sehingga bisa membantu sekaligus menjadi solusi bagi server Huawei ataupun laptop yang didukung Wind...

Korsel-Jepang Makin Memanas, Presiden Moon Singgung Jepang

(Sumber: bisnis.com) Presiden Korea Selatan, Moon Jae-in , menuduh Jepang tidak jujur atas alasan untuk memperketat ekspor ke negaranya.  Moon mengungkapkan hal itu dalam Rapat Kabinet pada Kamis (29/08). Rapat dilakukan sehari setelah Jepang mencabut Korea Selatan dari daftar mitra dagang yang mendapatkan kemudahan ekspor. Moon mengatakan Jepang harus jujur tentang alasan aksi ekonomi balasan tersebut. Ia menegaskan, Jepang berupaya menjustifikasi langkah itu dengan mengubah pernyataan secara tidak mendasar. Selain soal perdagangan, Presiden Moon juga menyinggung beberapa hal mengenai Jepang . Ia mengatakan Jepang harus menghadapi masa lalu secara langsung. Sikap pemerintah Jepang yang tidak mengakui atau meminta maaf atas kesalahan di masa lalu justru semakin melukai para korban. Moon juga menyinggung soal Kepulauan Takeshima di Laut Jepang . Korea Selatan merawat kepulauan itu, sementara Jepang mengklaimnya. Pemerintah Jepang mempertahankan sik...

Selain AS-Iran, Kini Jepang-Korsel Pun Ikutan Perang Dagang

(Sumber: eksposisi.com) Hubungan Jepang dan Korea Selatan (Korsel) telah berada di titik terendah dalam beberapa pekan terakhir ini. terkait perang dagang bidang teknologi . Para ekonom khawatir perang dagang  dapat mengganggu rantai pasokan teknologi dan berdampak buruk bagi ekonomi global . Apa sebenarnya penyebab perang dagang Jepang-Korsel? Perang dagang kedua macan Asia ini berawal dari masalah yang sering diumbar-umbarkan media. Media memberitakan pembatasan ekspor Jepang terhadap 3 bahan yang digunakan dalam chip dan tampilan smartphone Seoul. Pembatasan ini diumumkan pada 4 Juli 2019. Hal itu membuat Presiden Korsel, Moon Jae-In, menuduh Tokyo balas dendam akibat keputusan pengadilan yang menyuruh perusahaan Jepang membayar kompensasi kepada pekerja paksa pada 1910-1945 di Semenanjung Korea (masa dimana Jepang menjajah Korsel). Jepang menegaskan, masalah kolonialnya telah diselesaikan dengan penandatanganan perjanjian normalisasi pada tahun 1965....

Huawei Gugat AS ke Pengadilan, Pemerintah AS Minta Pengadilan Menolaknya

(Sumber: caixin.com) Pemerintah Amerika Serikat meminta Pengadilan Federal untuk menolak gugatan raksasa telekomunikasi China, Huawei Technologies Co Ltd. Pasalnya, Huawei mengklaim AS telah bertindak secara ilegal ketika memasukkan produk-produk Huawei ke dalam daftar hitam ( Blacklist ). Huawei menggugat Pemerintah Amerika Serikat pada awal Maret. Dalam pengaduan yang diajukan di Pengadilan Federal di Texas, Huawei mengatakan bahwa hukum yang membatasi bisnisnya di Amerika tidak konstitusional. Perusahaan telah menjadi komponen perang dagang yang sedang berlangsung antara Amerika Serikat dan China yang telah menggantung di pasar keuangan. Hal itu menganggu perekonomian Internasional. Donald Trump dan Xi Jinping (Sumber: Reuters) Presiden Donald Trump baru-baru ini setuju untuk melonggarkan pembatasan terhadap Huawei setelah bertemu dengan Presiden China Xi Jinping di KTT G20. Perwakilan-perwakilan penting kedua negara mengorganisir untuk melanjutkan pem...

AS-China Berencana Melanjutkan Perundingan yang Macet

Donald Trump dan Xi Jinping (Sumber: ruangrakyat.com) Perwakilan Amerika Serikat dan China berencana untuk melanjutkan negosiasi pada minggu depan untuk menyelesaikan Perang Dagang , ungkap pejabat pemerintahan Trump pada Rabu (3/7). "Pembicaraan itu akan berlanjut dengan sungguh-sungguh minggu depan," ungkap Penasihat Ekonomi Gedung Putih, Larry Kudlow. Kudlow tidak memberikan rincian jadwal pembicaraan tatap muka dan mengatakan bahwa pembicaraan ini akan dimulai segera, disusul dengan pengumuman dalam waktu dekat. AS selanjutnya mengatakan bahwa kedua pihak sedang dalam proses penjadwalan panggilan telepon tingkat utama dengan para pejabat China pekan depan. Negosiator utama di pihak AS adalah Perwakilan Dagang AS, Robert Lighthizer dan Menteri Keuangan, Steven Mnuchin. Sementara negosiator tingkat atas China adalah Wakil Perdana Menteri, Liu He, menurut lansiran dari Reuters , Kamis (4/7). (Sumber: foodbusinessnews.net) Kedua belah pihak te...

Berdasarkan Survei, Produktivitas Manufaktur China Merosot

(Sumber: inilah.com) Produksi pabrik di China menyusut lebih dari yang diperkirakan. Hal tersebut diungkapkan sebuah survei dari Nomura pada Juni  (30/6). Produsen manufaktur terus memangkas produksi pada Juni dengan sub-indeks kerja turun menjadi 46,9. Pada bulan Mei ada di angla 47,0. Nilai ini menyentuh level terendah sejak Maret 2009. Laporan merosotnya sektor manufaktur ini akan meningkatkan tekanan pada kemajuan pertemuan Presiden China dan Amerika Serikat (AS) pada KTT G20. Hal itu juga mengkhawatirkan pelemahan ekonomi China yang berdampak pada resesi global. Analis yang menyurvei itu bahkan memperkirakan setiap keuntungan yang dicapai pada kesepakatan perdagangan China-AS hanya berlaku sementara dan lama kelamaan justru semakin merugi. Hal itu dilansir dari Reuters (30/6). (Sumber: tempo.co) Hal ini mengingat Trump telah menerapkan tarif pada USD 250 miliar barang-barang China. Bahkan Trump kini mengancam untuk menambah tarif pada sisa im...

Lebih Dari 600 Perusahaan Desak Trump Selesaikan Perang Dagang

(Sumber: marketeers.com) Walmart Inc, Target Corp, dan lebih dari 600 perusahaan lain mendesak Presiden AS Donald Trump dalam sebuah surat petisi pada untuk menyelesaikan sengketa perdagangan dengan China. Mereka mengatakan bahwa tarif merugikan bisnis dan konsumen Amerika. Surat petisi ini adalah yang terbaru dari banyak yang dikirim ke pemerintah Trump . Sebelumnya, petisi diajukan melalui Tarif Hurt the Heartland. Itu adalah kampanye nasional menentang tarif yang didukung oleh lebih dari 150 kelompok perdagangan yang mewakili pertanian, manufaktur, ritel, dan industri teknologi. Tetapi ini penting karena ketegangan perdagangan Amerika Serikat-China meningkat dan terjadi sebelum pertemuan yang mungkin antara Trump dan Presiden China Xi Jinping pada KTT G20 28-29 Juni di Osaka, Jepang. Trump mengatakan dia ingin bertemu Xi di sana dan akan memutuskan apakah akan memperpanjang tarif ke hampir semua impor China setelah itu. Presiden AS, Donald Trump (Sumbe...

AS-China Perang Dagang, DPR Minta Pemerintah Manfaatkan Hal Itu

(Sumber: Google) Anggota Komisi V DPR RI, Bambang Haryo Soekartono, mendesak pemerintah agar memanfaatkan keuntungan dari perang dagang antara Amerika Serikat (AS) dan China untuk meningkatkan nilai ekspor terutama pada industri manufaktur. "Dengan adanya perang dagang , pajak industri dari China yang masuk ke Amerika dinaikkan 30%. Akhirnya, pengusaha manufaktur di China merencanakan pindah ke negara lain supaya enggak kena pajak negara lain. Ini kesempatan kita mendapatkan pindahan dari China," katanya di Gedung DPR RI, Selasa (11/6). Menurutnya, China tertarik untuk berinvestasi di Batam. Namun, disayangkan kondisi politik dan alotnya birokrasi jadi hambatan bagi China untuk berinvestasi. Bambang Haryo Soekartono (Sumber: portaltiga.com) Bambang mencontohkan negara Vietnam yang bisa memanfaatkan situasi perang dagang sehingga pertumbuhan investasi asing dapat meningkat 86% dimana 50%-nya merupakan investasi dari China.  Dengan demikian, politis...

Perang AS-China Tingkatkan Ketegangan Perdagangan Global

(Sumber: pasberita.com) Ditambahnya tarif tambahan oleh Amerika Serikat terhadap barang impor Tiongkok merupakan tipikal intimidasi ekonomi dan tidak akan berlangsung lama. Menurut pakar ekonomi asal Kuwait, Abdullah Al-Salloum, menyatakan bahwasanya melalui kenaikan tarif hanya akan merusak pertumbuhan ekonomi kedua negara tersebut. "Intimidasi ekonomi yang dilakukan oleh Amerika juga punya dampak negatif secara langsung terhadap ekonomi global terutama Timur Tengah," ujar Al-Salloum melalui Xinhua , Rabu (29/5).  Atas nama melindungi industri dalam negeri, AS menerapkan tarif mahal pada produk-produk bernilai miliaran dolar AS dari mitra-mitra utamanya, termasuk UE, Kanada, China dan Jepang. Berkat strategi tersebut, AS mampu meningkatkan ketegangan perdagangan di seluruh dunia dan mengguncang fondasi sistem perdagangan global. Sekretaris Negara AS, Rex Tillerson, dan Menlu China Wang Yi  (Sumber: Reuters) Dalam ketegangan perdagangan...