Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label Bank Century

Misbakhun Kenang Kasus yang Tenarkan Namanya

Mukhamad Misbakhun (Sumber: kompas.com) Politikus Golkar, Mukhamad Misbakhun seakan kembali ke masa lalu saat dirinya harus berurusan dengan penegak hukum terkait kasus korupsi Bank Century. Kasus Misbakhun ini membuatnya pernah dipenjara selama 2 tahun.  Kasus  Misbakhun korupsi ini terjadi ketika ia masih menjadi anggota Fraksi PKS pada 2004-2009. Skandal Bank Century pun tenggelam entah kemana. Setelah beberapa tahun, KPK kembali didesak menuntaskan kasus korupsi Bank Century setelah ada keputusan dari Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Selain itu, nama mantan Wakil Presiden Boediono juga kembali mencuat. "Dulu waktu kita memulai hak angket ini dan ada dalam tim Pansus Century ini, saya ini jadi korban untuk tidak jadi anggota DPR lagi. Ada operasinya itu. Saya saja pindah partai biar enggak ditenggelamkan," ujar Misbhakun . (Sumber: alibaba.kumpar.com) Meski begitu, Misbakhun tidak lantas menyesali kasus korupsi yang menimpanya. Dia...

Misbakhun: Dunia Politik Itu Keras

Mukhamad Misbakhun (Sumber: tstatic.net) Mukhamad Misbakhun mengatakan bahwa dunia politik adalah keras. Ia mengatakan hal itu ketika menjadi pembicara di ekolah politik Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) di Jakarta. Di hadapan lebih dari 100 kader ICMI, Misbakhun menceritakan pengalamannya saat menjadi legislator Partai Keadilan Sejahtera (PKS).  Namanya melambung setelah ada tudingan bahwa Misbakhun korupsi terkait skandal bailout Bank Century. Saat itu ia dikriminalisasi karena pemerintah tidak menyukai pemikirannya yang kritis. Ia dipenjara selama 2 tahun. Menurut Misbakhun , saat hidup terbaiknya adalah ketika ia berada di penjara. Dalam waktu 3 hari, ia bisa mengkhatamkan Al-Qur'an. Setelah 2 tahun akhirnya ia dibebaskan karena putusan Mahkamah Agung menilai dia tak bersalah. Misbakhun mengaku tidak mempunyai dendam dengan penguasa kala itu. Kasus korupsi   Misbakhun ini dijadikannya pelajaran. Namun sakit hatinya tak sampai disitu. ...

PK Dikabulkan, Bukti Kasus Misbakhun Dipolitisasi

Mukhamad Misbakhun (Sumber: twimg.com) Dikabulkannya permohonan Peninjauan Kembali (PK) yang diajukan politikus Muhammad Misbakhun , menunjukkan adanya upaya politisasi terhadap kasus pemalsuan letter of credit (L/C) Bank Century yang menjeratnya. Sesama anggota Fraksi Partai Golkar, Bambang Soesatyo mengatakan bahwa putusan Mahkamah Agung (MA) menunjukkan adanya upaya politisasi terhadap kasus Misbakhun yang sangat kritis terhadap kasus Bank Century. " Misbakhun merupakan salah satu dari sembilan orang inisiator Hak Angket Kasus Century yang menyeret sejumlah petinggi Bank Indonesia (BI), orang-orang lingkar satu kekuasaan, hingga Wakil Presiden Boediono,” katanya. Bambang mengungkapkan, akibat kasus Misbakhun tersebut, ia harus kehilangan posisinya sebagai anggota DPR. Misbakhun dilengserkan dengan mekanisme Pergantian Antar-Waktu (PAW) setelah dirinya menjadi terpidana. Padahal Misbakhun merupakan salah seorang anggota dewan yang kritis. Misbakhun (pal...

Kasus Century Disebut Lagi, Andi Arief Tuduh Misbakhun Dalangnya

Mukhamad Misbakhun (Sumber: beritasampit.co.id) Wasekjen Partai Demokrat, Andi Arief menyebut politikus Partai Golkar, Mukhamad Misbakhun menyudutkan pemerintah era SBY dengan isu skandal Bank Century.  Hal itu ia cuitkan dalam akun sosmednya di twitter. Ia menuduh Misbakhun sebagai dalang penerbitan artikel Asia Sentinel. "Selama ini kan dia sukanya menuduh tanpa bukti. Bicara soal jenderal kardus, bicara soal mahar politik, semua isu yang dia lemparkan lenyap begitu saja tanpa bukti," tanggap Misbakhun . Misbakhun mengatakan tak punya kuasa menggerakkan media asing seperti yang dituduhkan Andi. Ia menyebut dirinya bukanlah siapa-siapa. Misbakhun juga menegaskan, John Berthelsen selaku penulis artikel tidak hanya menulis soal skandal Century. Berthelsen juga fokus mencermati skandal-skandal besar di negara lain. Misbakhun, SBY, Andi Arief (Sumber: detiksiang.com) "Perihal tulisan di Asia Sentinel itu juga tidak sepenuhnya baru, karena suda...

Para Penguasa, Belajarlah dari Kasus Misbakhun

Mukhamad Misbakhun (Sumber: Google) Kasus Misbakhun mengenai keterkaitannya dengan Bank Century haruslah menjadi pelajaran bagi penguasa. Mukhamad Misbakhun merupakan anggota DPR dan salah seorang Hak Angket Kasus Bank Century. Penguasa menggunakan kekuasaanya untuk membungkam anak bangsa yang kritis dalam mengungkap sebuah kasus. Hal tersebut disampaikan Bambang Soesatyo, Ketua DPR RI saat ini. "Penguasa yang tiran seperti itu, cepat atau lambat akan menuai badai karena yang menyedihkan saat mereka tidak lagi berkuasa, mereka akan menghadapi pengadilan dan hukuman yang sama," kata Bambang, yang juga dikenal sebagai salah seorang inisiator Hak Angket kasus Bank Century. Bambang kemudian mencontohkan kasus mantan Presiden Moamar Khadafi di Libya yang mati di selokan. Serta pemimpin lain yang memerintah dengan dzalim dan berakhir menyedihkan. Bambang Soesatyo (2 dari kiri) dan Mukhamad Misbakhun (2 dari kanan) meluncurkan buku Sejumlah Tanya Melawan Lup...

Bamsoet Minta KPK Tuntaskan Kasus Century

Bambang Soesatyo  (Bamsoet) ikut menanggapi polemik yang disebabkan artikel pada media asing, Asia Sentinel yang menyeret nama  SBY  atas kasus  Bank Century . Bamsoet mendesak KPK agar segera menuntaskan skandal Bank Century . Sebagai inisiator Hak Angket Century saat itu, Bamsoet telah telah merekomendasikan dugaan perbuatan melanggar hukum. Bambang Soesatyo (dasi emas). Politisi Golkar ini juga meminta agar kasus ini tidak dibiarkan menggantung. "Jangan sampai kasus Bank Century ini terus menggantung dan merugikan SBY sendiri," tutupnya. Karenanya, Bamsoet juga mendukung niatan SBY menggugat Asia Sentinel ke ranah hukum. Sumber:  akurat.co

MAKI dan Nadya Mulya Serahkan Bukti ke KPK

MAKI mengajukan Permohonan Praperadilan ke PN Jakarta Pusat terkait kasus Century. Boyamin Saiman, Koordinator Masyarakat Anti Korupsi Indonesia ( MAKI ), mendatangi KPK guna menyerahkan bukti kasus Bank Century . Ia didampingi Nadya Mulya, anak dari mantan Deputi Gubernur BI Bidang Pengelolaan Moneter dan Devisa, Budi Mulya. Bukti tersebut diserahkan kepada KPK untuk mempercepat penanganan kasus Century yang berbelit-belit ini. Kepentingan bagi MAKI adalah untuk memperkuat praperadilan yang sudah didaftarkan di Pengadilan Negeri Pusat Jakarta Pusat. KPK sebagai termohon dari prapeadilan tersebut, diminta untuk melakukan proses hukum sesuai dengan ketentuan hukum dan peraturan perundang-undangan yang berlaku atas dugaan tipikor (tindak pidana korupsi) Bank Century . Ia mengatakan kunjungannya adalah bentuk penyidikan dan penetapan tersangka terhadap Boediono, Muliaman D Hadad, Raden Pardede dkk, (sebagaimana tertuang dalam surat dakwaan atas nama Terdakwa Budi...

Setnov: Saya Akan Ungkap di KPK

Setya Novanto. Setya Novanto , mantan Ketua DPR RI, mengatakan akan mengungkap terkait keterlibatan Susilo Bambang Yudhoyono ( SBY ) dalam kasus Bank Century . Hal itu ia ungkapkan ketika menjawab para media yang menanyakan apakah ada campur tangan SBY dalam pemberian persetujuan penetapan pemberian Fasilitas Pendanaan Jangka Pendek (FPJP) kepada PT Bank Century .  Terpidana korupsi proyek e-KTP itu yakin dirinya telah mempunyai data yang akurat terkait kasus Century . Sebab, saat itu Novanto sebagai Ketua Fraksi Golkar di DPR RI, dan ketua pansus yang saat itu ditunjuk adalah anggota Fraksi Partai Golkar, Idrus Marham.  Budi Mulya, terpidana kasus Bank Century. Menurutnya, kasus bailout Bank Century yang terjadi pada saat Pemerintahan SBY itu telah melibatkan banyak pihak. Maka dari itu, seharusnya ada tersangka lain dalam kasus tersebut selain terpidana Budi Mulya.  Keterlibatan SBY itu menurut Novanto , dikarenakan kebijakan tersebu...

Misbakhun: Semoga KPK Punya Keberanian Lanjutkan Kasus Century

Tulisan di media asing, Asia Sentinel , menyebut bahwa kasus Bank Century di Indonesia sebagai peristiwa 'pencurian kleptokratis terbesar dalam sejarah Indonesia'.  Hal tersebut telah mengejutkan warga Indonesia tentang isinya yang memuat hasil-hasil investigasi tentang kasus Bank Century yang kini menjadi Bank Mutiara dan diasuh oleh J-Trust Bank. Dalam artikel yang ditulis oleh pendiri media tersebut, John Berthelsen , diduga 30 pejabat terseret dalam skema pencurian ini, termasuk mantan presiden Indonesia, SBY .  Mukhamad Misbakhun. Seorang legislator, Mukhamad Misbakhun turut berkomentar melalui akun twitternya, @MMisbakhun , "Semoga @KPK_RI masih punya keberanian untuk  melanjutkan kasus Bailout Bank Century yg saat ini terhenti hanya pd kasus Pak Budi Mulya. Fakta yg diungkap oleh @asiasentinel makin menguatkan teori konspirasi spt dugaan awal Tim 9 Inisiator Hak Angket DPR. Gusti Ora Sare. Artikel itu berjudul "Indonesia's SBY G...

Ungkap Dalang Kasus Century!

Munculnya artikelnya di media asing, Asia Sentinel, mengenai skandal pencucian uang melalu Bank Century di era SBY, mengungkapkan adanya konspirasi pencucian uang negara hingga USD 12 milyar. Wasekjen Demokrat, Andi Arief, menuduh Mukhamad Misbakhun adalah dalang di belakang berita tersebut. Misbakhun mengatakan bahwa tulisan itu tidak baru karena telah menjadi temuan audit investigasi BPK dan Pansus Angket DPR 2009-2014. Mukhamad Misbakhun. Politikus Golkar itu mengatakan bahwa ia tidak ada hubungannya dengan kasus Century sesuai dengan Peninjauan Kembali (PK) Mahkamah Agung. Ia juga menegaskan bahwa dulu penahannya adalah dengan alasan bahwa ia telah 'melawan SBY'.  “Silakan lihat dokumen surat perintah penahanan saya oleh penyidik Bareskrim Polri jelas tertulis bahwa penahanan saya ‘karena melawan SBY’. Jadi tidak ada kaitannya  dengan dokumen fiktif yang dituduhkan,” pungkasnya. Dia pun mendorong KPK agar mengusut tuntas kasus Century ini dan...