Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label India

RUU Kewarganegaraan India Tuai Protes Karena Menyangkut 'Muslim'

(Sumber: vox.com) Parlemen India akhirnya resmi menyetujui Rancangan Undang-undang (RUU) yang berisi pemberian kewarganegaraan kepada minoritas non-Muslim 'yang teraniaya' dari Afghanistan, Bangladesh, dan Pakistan.  Namun, Undang-undang Kewarganegaraan anyar India ini menjadi kontroversial lantaran imigran Muslim bakal  ditolak menjadi warga negara India . Dilansir dari Al Jazeera , sehari setelah diluluskan oleh Majelis Rendah, pada Rabu (11/12) lalu, RUU Amendemen Kewarganegaraan akhirnya disahkan setelah meraup suara mayoritas di Majelis Tinggi. Saat proses pemungutan suara, 125 anggota parlemen memberikan dukungannya, sedangkan 105 lainnya menolak RUU. RUU ini secara tidak langsung telah membawa perubahan besar pada hukum kewarganegaraan India yang setidaknya sudah berusia 64 tahun. Namun, bagi para kritikus, perombakan besar-besaran ini hanya akan merusak konstitusi sekuler di India . Sonia Gandhi (Sumber: hindustantimes.com) Banyak pih...

Sengketa Lahan Suci di India, Umat Muslim Dikalahkan Umat Hindu

Pemandangan umum Kota Ayodhya, India, 22 Oktober 2019 (Sumber: Reuters) Mahkamah Agung India memberi izin pada umat Hindu untuk mendirikan kuil di tempat suci Kota Ayodhya yang berumur ratusan tahun. Keputusan pada Sabtu (9/11) ini diharapkan akan mengakhiri sengketa lahan paling pelik dan bermuatan politik di India. Dilansir dari CNN , lahan seluas 1,1 hektar itu sebelumnya diperebutkan umat Hindu dan Muslim. Pasalnya, di lokasi tersebut berdiri Masjid Babri yang dibangun pada abad ke-16. Kota Ayodhya pun menjadi pusat peribadatan umat Islam selama lebih dari 400 tahun. Di sisi lain, umat Hindu yakin Masjid Babri berdiri di atas reruntuhan kuil Hindu. Kuil tersebut diduga dihancurkan Babar, kaisar Mughal pertama di Asia Selatan. Tak pelak, 2 agama ini memperebutkan lahan itu selama puluhan tahun. Di tahun 1992, kelompok ekstremis Hindu menghancurkan Masjid Babri sehingga memicu terjadinya konflik kekerasan terburuk sejak India merdeka. Lebih dari 2 ribu ora...

Proyek Ambisius India Untuk Dunia

(Sumber: Google) Pemerintah India memiliki rencana ambisius, yakni membangun salah satu sistem pengenalan wajah terbesar di dunia. Proyek ini membayangkan masa depan di mana polisi dari 29 negara bagian dan 7 wilayah serikat akan memiliki akses ke database tunggal terpusat. Rencana itu berangkat dari maraknya kasus anak hilang di negara berpenduduk 1,37 miliar itu. Sebagian besar dari mereka adalah korban perdagangan orang, dipaksa bekerja di ladang, di pabrik garmen, atau di rumah bordil. Upaya pencocokkan foto dimungkinkan oleh teknologi pengenal wajah yang disediakan oleh polisi New Delhi. Namun, pencocokkan secara manual memiliki kendala, di mana menemukan ribuan anak yang hilang menjadi salah satu tantangan kepolisian India , dilansir dari CNN  (21/10). (Sumber: Google) Pasalnya, India hanya memiliki 144 petugas polisi untuk setiap 100 ribu warga, dibandingkan dengan 318 per 100 ribu warga di Uni Eropa. Dalam beberapa tahun terakhir, pihak berwenan...

Chandrayaan-2 Alami Masalah Komunikasi, Ilmuwan ISRO Tegang

Chandrayaan-2 (Sumber: cbsistatic.com) Pesawat luar angkasa India , Chandrayaan-2 mengalami masalah komunikasi sebelum melakukan pendaratan di bulan. Dilansir dari Reuters , Organisasi Penelitian Antariksa India (ISRO), kehilangan kontak Chandrayaan-2 pada hari Sabtu (7/9), saat pesawat akan mendarat di bagian kutub selatan bulan. Untuk mengatasi masalah tersebut, ketua ISRO, K Sivan, sudah menangani masalah tersebut. Namun ISRO belum memberikan komentar lebih lanjut terkait hal itu.  Sementara itu, Perdana Menteri India , Narendra Modi; mengatakan Chandrayaan-2 melakukan pendaratan dengan kecepatan lebih tinggi dari yang diperkirakan sebelumnya, sehingga menyebabkan masalah ketika melakukan pendaratan di bulan. Perdana Menteri India, Narendra Modi (Sumber: livemint.com) Setelah kejadian, sebuah siaran langsung dari ISRO memperlihatkan semua ilmuwan yang berada di ruangan kontrol terlihat tegang. Seketika ruangan sunyi, semuanya tengah berjuang...

Indonesia Bukan Satu-Satunya Negara yang Lakukan Pemblokiran Internet

(Sumber: kompas.com) Pemblokiran internet  sudah terlihat menjadi sebuah tren global dalam beberapa tahun terakhir. Indonesia menjadi salah satu negara yang turut bergabung dalam praktik tersebut. Direktur Eksekutif SAFEnet, Damar Juniarto, mengatakan pada awalnya praktik ini dilakukan di Mesir. Pemblokiran dilakukan tahun pada 2011 dengan dalih mengkondusifkan wilayahnya agar tidak terjadi kerusuhan. "Kemudian berlanjut diadaptasi di banyak tempat tapi khususnya di Afrika. Jadi di Sudan, Ethiopia, itu rata-rata berkaitan dengan keputusan atau hasil Pemilu orang pada protes," ujar Damar. Langkah tersebut semakin sering dilakukan. Pemblokiran internet mulai dipakai untuk mengatasi hoaks atau disinformasi yang kian marak di dunia maya. (Sumber: kominfo.go.id) Pada awalnya, hal ini hanya sebuah praktik. Namun India memformalisasi dengan membuat undang-undang mengenai pemblokiran internet . Sejak itu, India menjadi pusat pembelajaran mengenai lan...

Penangkapan Mantan Menteri Keuangan India Berlangsung Dramatis

Palaniappan Chidambaram (Sumber: theindianwire.com) Mantan Menteri Keuangan India, Palaniappan Chidambaram , ditangkap otoritas karena dituduh terlibat korupsi dan pencucian uang. Kini ia sedang diselidiki atas tuduhan telah menerima suap agar melancarkan investasi asing saat menjadi Menteri Keuangan. Dilansir dari NDTV , pria 73 tahun itu ditangkap Biro Investigasi Pusat (CBI) pada hari Rabu (21/8) malam. Proses penangkapannya berlangsung dramatis. Otoritas sampai memanjat tembok agar bisa masuk ke rumahnya. Awalnya, anggota senior partai oposisi utama tersebut muncul di kantor partainya untuk memberikan konferensi pers. Sementara itu, CBI yang sudah merilis surat penangkapan untuknya. Sayangnya, pria yang juga pernah menjabat sebagai Menteri Dalam Negeri ini sudah meninggalkan tempat itu. CBI kemudian menyusul ke kediamannya bersama Direktorat Penegakan dan Kepolisian Delhi. Demi meringkusnya, sejumlah petugas sampai memanjat tembok rumahnya usai ditolak masuk...

Zakir Naik Minta Maaf Atas Pernyataannya di Malaysia

Zakir Naik (Sumber: thestar.com.my) Ulama India, Zakir Naik , meminta maaf atas pernyataannya terkait ras di Malaysia. Permintaan maaf itu dilontarkan sehari setelah dia diperiksa oleh kepolisian atas komentarnya yang mengundang kontroversi. Zakir  menghadapi tuduhan pencucian uang dan ujaran kebencian di India. Dia pun menjadi sasaran kritik atas berbagai komentar yang dianggap menyinggung minoritas etnik dan agama di Malaysia. “Tidak pernah menjadi niat saya untuk mengganggu orang lain atau komunitas lain,” ujarnya dalam pernyataannya, dilansir Al Jazeera . Ia menambahkan, “Ini bertentangan dengan ajaran dasar Islam dan saya akan dengan rendah hati meminta maaf atas kesalahpahaman ini.” Meski begitu, kepolisian Malaysia menyatakan  Zakir  dilarang berceramah di Malaysia, menurut surat kabar The Star . (Sumber: beritasatu.com) Kepolisian Malaysia telah menginterogasi  Zakir  selama 10 jam pada Senin (19/8) tentang cer...

Misi Antariksa yang Pertama Kalinya Bagi India

Peluncuran Chandrayaan-2 (Sumber: Engadget) Hambatan teknis selama satu minggu memaksa Organisasi Penelitian Antariksa India (ISRO) menunda peluncuran Chandrayaan-2 . Setelah semua telah kembali seperti biasa dan berjalan dengan baik, ini akan menjadi pendaratan pertama di bulan bagi India . Pada misi yang bersejarah ini, India menggunakan teknologinya sendiri. Selain pertama kalinya untuk India , misi ini juga akan menjadi upaya pendaratan pertama di Kutub Selatan bulan. Keputusan  untuk menunda peluncuran tersebut dibuat hanya 1 jam sebelum Chandrayaan-2 dijadwalkan lepas landas pada 15 Juli lalu. Organisasi itu mengatakan bahwa itu adalah suatu tindakan pencegahan.  Ketua ISRO, Dr. K Sivan (Sumber: India Today) Ketua ISRO, Dr. K Sivan, menyebut Tim ISRO bekerja memperbaiki masalah dalam waktu 24 jam. Diperlukan tes untuk memastikan bahwa koreksi yang dilakukan sudah tepat dan menuju arah yang benar. Chandrayaan-2 sendiri dijadwalkan akan men...

Taj Mahal Cuma Boleh Dikunjungi Wisatawan Selama 3 Jam

(Sumber: news18.com) Bangunan termegah di India, Taj Mahal , adalah destinasi wisata dunia yang setiap harinya dipadati oleh wisatawan yang berlibur. Biasanya, wisatawan sampai lupa waktu jika mengunjungi situs Warisan Dunia UNESCO tersebut. Menurut peraturan yang ada, wisatawan hanya mendapatkan waktu berkunjung selama 3 jam, dan tidak boleh lebih dari itu. Dan baru-baru ini, peraturan baru berlaku. Melansir dari Lonelyplanet , wisatawan kini hanya diperbolehkan mengunjungi Taj Mahal  selama 3 jam saja. Jika lebih, mereka harus membayar denda. (Sumber: Google) Sebelumnya, untuk masuk ke dalam bangunan tersebut, wisatawan harus memberikan atau menunjukan tiket mereka kepada petugas serta memberitahukan waktu kunjungan mereka pada jam berapa dan petugas akan memberikan batas waktu kunjungan. Tapi jika tidak memberikan tiket, petugas tidak akan memberikan atau mengizinkan masuk ke dalam kompleks Taj Mahal . Pembatasan waktu ini telah dimasukkan untuk...

Kebakaran di Tempat Bimbel, 20 Tewas dan 20 Luka

(Sumber: detik.com) Kebakaran yang terjadi di pusat bimbingan belajar di India menyebabkan 20 orang tewas. Sebagian besar adalah pelajar. Para pelajar terlihat melompat dan jatuh dari gedung komersial di Kota Surat saat asap membumbung dari jendela. Kebakaran diduga akibat arus pendek listrik di AC. “Seorang pemilik pusat bimbingan belajar itu telah ditahan,” ungkap kepolisian, dilansir BBC . Kepala Kepolisian Surat, Satish Sharma menjelaskan, 3 orang didakwa dengan tuduhan pembunuhan akibat kelalaian. Sementara 2 orang lainnya akan segera ditahan. Saat warga lokal marah, kepolisian meminta warga tetap tenang dan tidak main hakim sendiri. Sebanyak 20 orang lainnya mengalami luka serius akibat kebakaran dan masih dirawat di rumah sakit Gujarat. Truk pemadam kebakaran dan ambulans terlihat setelah kebakaran terjadi di berlantai empat di Surat, negara bagian Gujarat, India bagian barat (Sumber: Reuters) “Lebih dari 50 pelajar sedang mengikuti bimbingan bela...